Hadapi Era Disrupsi, Imam Besar Istiqlal: Kita Harus Pandai Melobi Tuhan

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 23 Februari 2021 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 337 2367086 hadapi-era-disrupsi-imam-besar-istiqlal-kita-harus-pandai-melobi-tuhan-oWPTLUEm0M.jpg Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa generasi muda harus bisa menangkap tanda-tanda akhir zaman.

Menurut Nasaruddin, di era disrupsi banyak kebiasaan-kebiasaan yang akan berubah. Maka, diperlukan inovasi dalam menjalani kehidupan

"Hanya orang yang berani berpikir lain yang bisa eksis di masa depan. Eksis dalam artian mengemuka," ujarnya dalam launching buku yang ditulis Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) periode 2021-2023, Muhammad Syarif Hidayatullah berjudul "PMII di Era Disrupsi" di Aula Masjid Istiqlal, Selasa (23/2/2021).

Dalam acara tersebut Nasaruddin Umar juga memberikan kiat-kiat kepada Kader PMII menghadapi era disrupsi. “Kita harus pandai melobi. Tapi bukan hanya soal melobi senior, tokoh, pejabat, atau orang kaya. Namun juga melobi Tuhan,” jelasnya.

Dan pemaparan tersebut ditutup Nasaruddin Umar, dengan pesannya: “Adik-adik ku, anak-anakku biasakanlah puasa Senin-Kamis dan Shalat malam," jelasnya.

Sementara itu, sang penulis buku, Muhammad Syarif Hidayatullah menyatakan buku yang ditulisnya merupakan kumpulan tulisan penulis selama berproses di organisasi PMII.

"Buku ini membahas berbagai wacana baik tentang kebangsaan, perpolitikan, maupun soal kemahasiswaan kampus dan gerakan jalanan yang kesemuanya bermuara pada gagasan dan peran aktivis mahasiswa khususnya aktivis PMII dalam menjawab berbagai permasalahan Bangsa serta tantangan zaman," ungkapnya.

Diketahui, PMII akan menggelar Kongres ke XX untuk pemilihan Ketua Umum yang akan dilaksanakan pada 2-6 Maret 2021 di Kalimantan Timur (Kaltim).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini