KPK Periksa Pejabat di Yogyakarta Terkait Korupsi Pembangunan Stadion

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 23 Februari 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 337 2366866 kpk-periksa-pejabat-di-yogyakarta-terkait-korupsi-pembangunan-stadion-vp3LJK5Bhf.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap lima saksi untuk mengusut kasus dugaan korupsi terkait pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017. Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Mapolres Sleman, Jawa Tengah (Jateng).

Adapun, kelima saksi itu yakni, Sekretaris Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Aminto Mangun Diprojo; Kepala Bidang Perencanaan Dikpora DIY, Suroyo; Inspektorat DIY, Sumadi; Pemilik PT Kenanga Mulya, PT Bimapatria, dan PT Tata Analisa Multi Mulya, Aminto Mangun Diprojo; serta pihak swasta, Thomas Hartono.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan saksi kasus dugaan pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pemeriksaan dilakukan di Kantor Kepolisian Resort Sleman Jl Magelang KM.12,5, Krapyak, Tirharjo, Kabupaten Sleman," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga:  Periksa 6 Saksi Terkait Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Gali Penyimpangan Subkontraktor

Sekadar informasi, KPK memang sedang mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida, di Daerah Istimewa Yogyakarta, tahun anggaran 2016-2017. Kasus itu sudah masuk dalam proses penyidikan.

Sejalan dengan adanya proses penyidikan, KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida ini. Sayangnya, KPK masih enggan mengungkap siapa tersangka dalam kasus ini.

"Kami belum bisa berikan informasi lebih spesifik karena masih melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. Untuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini," ucap Ali, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Berkas Perkara 13 Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya Sudah Lengkap

Sesuai kebijakan baru pimpinan KPK jilid V, lembaga antirasuah akan mengumumkan penetapan tersangka setelah dilakukan proses penangkapan dan penahanan. Ali pun berjanji pihaknya akan transparan dalam mengusut perkara tersebut.

Pengumuman penetapan akan dilakukan bersamaan dengan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka. Untuk itu pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Ali.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini