Sidang Kebakaran Gedung Kejagung, Saksi Ahli: Hampir Tiap Lantai Ditemukan Solar

Ari Sandita Murti, Sindonews · Senin 22 Februari 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 337 2366457 sidang-kebakaran-gedung-kejagung-saksi-ahli-hampir-tiap-lantai-ditemukan-solar-QHbYA8iBse.jpg Gedung Kejagung kebakaran (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan kasus kebakaran di Gedung Utama Kejagung RI pada Senin (22/2/2021), dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Salah satu saksi yang dihadirkan merupakan ahli dari Labfor Polri, Nurcholis, yang menyebutkan hampir tiap lantai gedung ditemukan solar.

Awalnya, Hakim Ketua, Elfian menanyakan soal berapa titik temuan fraksi di lokasi kebakaran Gedung Kejagung. Hakim juga meminta saksi ahli untuk menjelaskan secara rinci di mana saja penemuan unsur solar tersebut.

"Lantai mana saja yang saudara temukan itu (solar)?" tanya hakim kepada Nurcholis di persidangan, Senin (22/2/2021).

"Mulai dari lantai dasar, ini di ruang UKPBJ ini terdeteksi fraksi solar. Ruang UKPBJ ini ada kode a, kode b, kode c. Ada daftarnya, untuk a dan b ini ada fraksi solar, kemudian kode c ada fraksi tinner," tutur Nurcholis menjawab.

Nurcholis melanjutkan, selain di lantai 6, di lantai 2, lantai 4, lantai 5 juga terdeteksi ditemukan unsur solar. Hakim menanyakan kembali bagaimana bisa Nurcholis menyimpulkan kebakaran berawal dari lantai 6.

"Dari analisa tingkat kerusakan," jawab Nurcholis.

Baca Juga : Sidang Praperadilan Habib Rizieq Ditunda Pekan Depan

Baca Juga : Sidang Kebakaran Gedung Kejagung, Hakim Cecar Saksi dari JPU

Nurcholis kembali menjelaskan, pihaknya telah melakukan perbandingan terkait dengan sample-sample yang ditemukan dari tiap lantai. Dari sana terlihat bahwa barang-barang di lantai 6 memiliki tingkat kerusakan terparah akibat terbakar.

"Tingkat keparahan akibat kebakaran itu dipengaruhi oleh lamanya api menyala. Jadi kenapa kalau yang paling parah itu biasanya lokas pertama. Itu karena munculnya pertama," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini