Prabowo "Rajai" Survei Capres LSI, Ganjar dan Anies Membuntuti

Haryudi, Koran SI · Senin 22 Februari 2021 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 337 2366334 prabowo-rajai-survei-capres-lsi-ganjar-dan-anies-membuntuti-TwLDzZUQi6.jpg Prabowo Subianto (Foto: Okezone)

Kemudian, muncul juga nama Ahok 7,2 persen, Sandiaga Uno 6,9 persen, Tri Rismaharini 5,5 persen, Ridwan Kamil 5,0 persen, AHY 4,8 persen, Susi Pujiastuti 2,3 persen.

"Jadi kalau dilihat 10 besar itu, ini lagi-lagi nama-nama yang sudah beredar di sekitar kita. Kami juga sempat menanyakan dari nama-nama yang disebut pada semi terbuka itu, apa alasan utama mereka memilih, yang pertama adalah karena orangnya tegas/berwibawa dengan persentase 27,6 persen, kemudian nomor dua merakyat/perhatian pada rakyat 22,5 persen dan ketiga jujur/berish dari praktik KKN 9,6 persen," katanya.

"Seingat saya menjelang 2019 lalu itu, kebalik yang pertama itu perhatian pada rakyat, yang tegas berwibawa itu nomor 3 kalau nggak salah atau nomor empat,"

"Nah, sekarang ini dua hal yang paling menonjol, yang menjadi alasan utama, paling tidak sampai Januari 2021, masyarakat memilih presiden itu adalah karena dianggap memiliki personality yang tegas berwibawa," jelasnya.

Dilakukan pula simulasi tertutup ada 14 nama, dan tidak berubah posisinya, nama Prabowo Subianto tetap berada pada paling tinggi yakni 25,3 persen. Disusul Ganjar Pranowo 14,7 persen, Anies Baswedan 13,1 persen, Sandiaga Uno 9,5 persen, Ridwan Kamil 6,9 persen, AHY 6,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 4,4 persen, Gatot 2,2 persen, Mahfud MD 2,0 persen, Erick Thohir 1,6 persen.

"Kemudian, ada nama Puan Maharani 0,8 persen, Tito 0,6 persen, Budi Gunawan 0,5 persen, Muhaimin Iskandar 0,3 persen dan tidak tahu atau rahasia 10,4 persen," tandasnya.

Survei LSI menggunakan dengan metode wawancara tatap muka sejak 25-31 Januari 2021. Adapun responden yang disurvei sebanyak 1.200 orang dengan margin of error dari ukuran sample tersebut sebesar sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populasi survei seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilu, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat disurvei.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini