Jokowi Tekankan Pentingnya Kesadaran Masyarakat Ikut Vaksinasi, Bukan Takut Kena Sanksi

Dita Angga R, Sindonews · Sabtu 20 Februari 2021 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 337 2365536 jokowi-tekankan-pentingnya-kesadaran-masyarakat-ikut-vaksinasi-bukan-takut-kena-sanksi-wEuxQmeiws.jpg Jokowi. (Foto: YouTube Sekpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa sosialisasi vaksinasi Covid-19 masih kurang. Kepala Negara menyebut sosialisasi terkait vaksin memang penuh tantangan.

“Kita jelasin di medsos, mereka enggak buka medsos. Kita jelasin di TV ya mereka pas enggak lihat tv. Ini juga sulit kadang-kadang. Tapi memang betul, sosialisasi itu memang kurang,” ucap Jokowi dari Akun Youtube Sekretaris Presiden, Sabtu (20/2/2021).

Jokowi mengungkapkan, seringkali sosialisasi yang dilakukan hanya sebatas menyampaikan bahwa vaksin covid halal dan aman. Padahal ternyata ada hal lain yang perlu dipertimbangkan, salah satunya masalah psikologis.

Baca juga: Cerita Jokowi Rebutan Vaksin Covid-19: Kadang Harus Saya Telepon Presidennya

“Ternyata dari yang kita lakukan ke pedagang pasar, 10 pedagang yang kita tanya, yang mau divaksin hanya 3. Yang 7 enggak mau. Tapi saya lihat tadi, waktu di Tanah Abang, semuanya berbondong-bondong. Karena begitu yang satu berani, yang kedua berani, ketiga berani, yang lain ngikuti,” ungkapnya. 

“Mungkin psikologisnya. Ini mungkin kurang sosialisasi. Jadi yang dulunya enggak mau menjadi mau. Sehingga, saya enggak tahu, terbawa duduk di kursi yang sudah disediakan. Karena kita melakukannya di tempat, di lokasi. Itu pengaruh sekali,” lanjutnya.

Baca juga: Jokowi Beri Sinyal Mudik Kembali Dibatasi: Kalau Kasus Covid-19 Naik Lagi Kebangetan

Jokowi pun ingin lebih menekankan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi. Sehingga sanksi bagi penolak vaksin tidak perlu ditonjolkan.

“Yang paling penting memang kesadaran. Dan memang tidak ingin sanksi ini kita tonjol-tonjolkan. Itu namanya kan orang disuruh vaksin tapi ditakut-takuti itu. Saya kira tidak seperti itu yang kita inginkan. Kesadaran yang baik saya kira yang diperlukan,” pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini