Ketua DPC PDIP Kendal Diduga Terima Uang dari Juliari Batubara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 19 Februari 2021 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 337 2365163 ketua-dpc-pdip-kendal-diduga-terima-uang-dari-juliari-batubara-FuTwdMwHLB.jpeg Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi)

JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kendal, Akhmat Suyuti, diduga menerima uang dari mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Uang itu kemudian dikembalikan Suyuti ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Demikian hal itu terungkap dari materi pemeriksaan Akhmat Suyuti pada hari ini, Jumat (19/2/2021). Suyuti diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan pengadaan bansos Covid-19 untuk tersangka Juliari Peter Batubara (JPB). 

Pada pemeriksaan hari ini, penyidik mengonfirmasi Akhmat Suyuti ihwal adanya pengembalian sejumlah uang ke KPK. Uang itu diduga berasal dari Juliari Batubara melalui perantaraan pihak lain.

Baca juga: Geledah 2 Perusahaan Swasta, KPK Amankan Barbuk Suap Bansos Covid-19

"Akhmat Suyuti didalami pengetahuannya terkait dengan adanya pengembalian sejumlah uang oleh saksi,  yang diduga diterima dari tersangka JPB melalui perantaraan pihak lain," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Abraham Samad: KPK Perlu Pertimbangkan Usulan Hukuman Mati kepada Edhy Prabowo dan Juliari

Kendati demikian, Ali tak merinci lebih detail ihwal jumlah serta pengembalian uang dari Suyuti ke KPK tersebut. Pun demikian terkait apa pemberian uang dari Juliari Batubara ke Suyuti.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan lima orang tersangka dalam perkara ini. Kelima tersangka itu yakni, mantan Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabukke (HS).

Matheus dan Adi Wahyono diduga mengambil jatah Rp10 ribu dari tiap paket bansos berupa sembako seharga Rp300 ribu, bekerjasama dengan pengusaha Ardian IM dan Harry Sidabukke. Dari jatah Rp10 ribu di tiap paket sembako, diduga ada yang mengalir untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini