Sosok Ibu Tangguh Berhati Lembut, Sisi Lain Kapolsek Astana Anyar yang Ditangkap karena Narkoba

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 18 Februari 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 337 2364250 sosok-ibu-tangguh-berhati-lembut-sisi-lain-kapolsek-astana-anyar-yang-ditangkap-karena-narkoba-wWmPMkCmwi.jpg Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.(Foto:Dok Okezone)

BANDUNG - Masyarakat dihebohkan dengan penangkapan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar.

Bagaimana tidak, selama ini dia dikenal sebagai pemberantas kasus narkoba justru ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu bersama sejumlah anggota polisi lainnya.

Dewi sendiri dikenal sebagai polwan berprestasi menyusul kesuksesannya memberantas sejumlah kasus narkoba. Bahkan, dengan keahliannya dalam bela diri Judo, Dewi tak segan melakukan kontak fisik untuk melumpuhkan para pelaku kejahatan.

Baca Juga: Tertangkap Narkoba, Berikut Foto-Foto Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni saat Bertugas

Namun, di balik ketangguhannya, polwan cantik kelahiran Porong, 23 Juni 1971 silam itu tetaplah seorang perempuan yang berhati lembut. Dalam pengakuannya, dia kerap tak mampu menahan kerinduan untuk bertemu sang buah hati yang selama ini tinggal terpisah.

Dikutip dari akun Youtube Global TV, Dewi seorang ibu dengan dua buah hati yang tinggal berjauhan. Selama ini, Dewi tinggal di Kota Bandung sedangkan kedua buah hatinya di Kota Bogor. Diketahui, Dewi sempat menjabat Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor Kota.

Baca Juga: Kapolsek Astanaanyar dan Anggota Pesta Sabu, IPW: Hukum Mati!

Dewi mengaku, kerinduannya dapat terobati kala sang buah hati menelepon dirinya sekadar untuk menanyakan apakah dirinya akan pulang ke Bogor atau tidak, hingga hal sepele lainnya seperti sudah makan atau belum.

Sebagai wujud rasa sayangnya kepada sang buah hati, Yuni pun sangat terbuka dan memberikan kebebasan yang membuat anak-anaknya merasa nyaman. Hanya satu hal pesan dia kepada anak-anaknya, yakni jangan sampai membuat malu nama orang tua.

Selain dikenal sebagai sosok ibu penyayang dan berhati lembut, layaknya perempuan lainnya, Dewi pun ternyata cukup aktif bermedia sosial. Tercatat, postingan Dewi sudah mencapai 1.734 postingan di akun Instagramnya dengan jumlah follower mencapai 12.500 itu.

Dewi juga kerap mem-posting foto-fotonya. Tak sedikit foto yang menunjukkan dirinya sebagai sosok perempuan tangguh dan berani, seperti saat dia mengendarai motor besar.

Ketangguhan dan kelembutan hati Dewi itu kini seakan sirna saat masyarakat mengetahui bahwa dirinya diduga menyalahgunakan narkoba.

Dewi dan belasan anggota polisi yang turut ditangkap itu saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Divisi Propam Polda Jabar dan terancam mendapatkan sanksi berat berupa pemecatan sebagai anggota Korps Bhayangkara.

Diketahui, Divisi Propam Polda Jabar dan Mabes Polri menangkap Kapolsek Astanaanyar dan belasan anggota pada Selasa 16 Februari 2021 karena diduga mengkonsumsi sabu. Setelah ditangkap, mereka ditahan di Propam Polda Jabar.

"Saya sampaikan, Propam Polda Jabar dan Mabes Polri mengamankan personel Polsek Astanaanyar terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ada 12 yang diamankan termasuk kapolsek," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Rabu (17/2/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini