Fakta-Fakta Perampok Paksa Emak-Emak Oral Seks

INews.id, · Kamis 18 Februari 2021 01:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 337 2363909 fakta-fakta-perampok-paksa-emak-emak-oral-seks-dDePnkGBYS.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PALEMBANG - Warga Talang Kelapa Banyuasin, Sumatera Selatan geger. Seorang pria bersenjata golok merampok dan berbuat tidak senonoh yakni memaksa korban melakukan oral seks di hadapan anak-anak.

Korban dipaksa oral seks karena saat hendak diperkosa sedang haid atau datang bulan. Korban tidak bisa menolak karena diancam menggunakan golok.

Berikut sejumlah fakta-fakta yang dihimpun dari aksi rampok cabul di Talang Kelapa Banyuasin, Sumsel ini.

1. Pelaku Gunakan Sabu

Sebelum mendatangi rumah korban, pelaku lebih dahulu telah menggunakan narkorba jenis sabu. Setelah beberapa saat menikmati sabu pelaku mengetuk pintu depan rumah korban.

"Sebelumnya saya pakai sabu, membawa golok saya mengetuk pintu rumah korban dan setelah dibuka langsung didorong dan ancam pakai golok," ujar pelaku Jumroh (26).

Baca Juga:  Rampok yang Paksa Korbannya Oral Seks Ditangkap!

2. Syahwat Muncul Tiba - Tiba

Saat pintu didorong dan korban terjatuh, tanpa sengaja baju tidur terbuka dan bagian tubuh korban terlihat. Tersangka yang dalam pengaruh narkoba tergoda dan muncul nafsu untuk memperkosa.

Namun, pelaku masih mencari barang berharga dan menemukan uang Rp200.000 dan handphone. "Pada saat korban terjatuh langsung diancam oleh tersangka dengan senjata tajam jenis golok yang dibawanya. Akibatnya korban pasrah dan tidak melawan hingga tersangka mengambil beberapa harta benda milik korban," ujar Kapolsek Talang Kelapa Kompol Haris Munandar didampingi Kanit Reskrim Ipda Nugroho Pandji, Rabu (17/2/2021).

3. Paksa Oral Seks di Hadapan 2 Anak Korban yang Masih Kecil

Usai mengambil uang dan handphone lalu hendak pergi, pelaku terpikirkan apa yang dilihat saat korban terjatuh dan baju tidurnya terbuka.

Baca Juga:  Pria Tanpa Busana Terekam CCTV Rampok Minimarket, Gasak Rokok & Kosmetik

Pelaku mengurung niatnya pergi dan memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya. Namun, karena korban sedang datang bulan, pelaku memaksa korban oral seks di hadapan dua anak korban yang masih kecil.

"Kemudian saya nafsu karena bajunya sedikit terbuka, dan saya paksa dia oral seks di depan anak-anaknya tapi lampunya dimatikan jadi tidak terlihat," ujarnya.

4. Sempat Kabur ke OKI, Pelaku Ditembak karena Melawan

Peristiwa perampok cabul ini terjadi di rumah korban di Kompleks Handayani di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa. Sedangkan pelaku warga Perumahan Bumi Mas, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa.

Pelaku sempat kabur ke Kabupaten OKI. Namun kembali dan ditangkap di kediamannya. Dalam pengembangan, pelaku melawan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur.

"Tersangka sempat kabur ke Ogan Komering Ilir (OKI) usai melancarkan aksinya terhadap korban. Saat akan ditangkap di kediamannya dan dilakukan pengembangan barang bukti, tersangka melakukan perlawanan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP Ikang Ade Putra.

4. Rampok Cabul Dijerat Pasal Berlapis

Selain mengamankan tersangka dan ditahan di Polsek Talang Kelapa, polisi juga mengamankan barang bukti berupa jaket yang digunakan tersangka saat melancarkan aksinya.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan dua pasal berlapis, yakni Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahuan penjara dan Pasal 289 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini