Gus Dur Bikin Bill Clinton Ngakak, Pertemuan 30 Menit Jadi 1,5 Jam

Doddy Handoko , Okezone · Rabu 17 Februari 2021 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 337 2363348 gus-dur-bikin-bill-clinton-ngakak-pertemuan-30-menit-jadi-1-5-jam-ntYD2Y6Wkf.jpg Gus Dur dan Bill Clinton (Dok. Pojok Gus Dur)

SAAT berkunjung ke Amerika Serikat tahun 2000 , Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sempat membuat Presiden Bill Clinton tertawa tergelak-gelak. Jadwal yang ditentukan oleh Gedung Putih hanya 30 menit molor jadi 1,5 jam

Kejadian tersebut membuat heboh media di Amerika Serikat.

Cerita ini diceritakan oleh Gus Hasyim Wahid, adik Gus Dur dan juga diterbitkan di NU online. Koran-koran di AS memuat foto Gus Dur bersama Bill Clinton. Clinton terlihat ketawa terbahak-bahak sampai kepalanya mendongak.

Apa sebenarnya yang dikatakan Gus Dur sampai membuat Clinton tertawa? Dalam pertemuan itu Gus Dur bercerita tentang Presiden AS sebelumnya, John F Kennedy.

Suatu hari Kennedy mengajak serombongan wartawan ke ruang kerja Presiden AS. Di salah satu dindingnya ada sebuah lubang kecil tempat Presiden Dwight Eisenhower menaruh peralatan golfnya. "Ini lho, perpustakaannya Eisenhower," kata Kennedy meledek.

Clinton tertawa mendengarkan cerita Gus Dur itu.

Clinton lalu bertanya ke Gus Dur, “Di buku apa itu?”.

"Saya baca di buku Ted Sorrensen," jawab Gus Dur.

Protokoler Gedung Putih yang dikenal ketat tidak sadar sampai waktunya molor.

Baca Juga : Nasihat Istri Jenderal Nasution untuk Pierre Tendean: Jangan Terlalu Memuja Calon Istrimu

Baca Juga : Bung Karno Bisikkan Nama Ratna Sari Dewi di Penghujung Hidupnya

Gus Dur bilang, Bill Clinton bisa tertawa karena mungkin dia tidak baca buku yang sudah dibacanya.

"Ya mungkin nggak tahu, sebab dia nggak baca buku. Mana mungkin Presiden Amerika baca buku? Di Amerika, Presiden baca buku itu artinya dia nganggur. Nah, kalau di sini (Indonesia), Presiden harus baca buku karena memang nganggur," seloroh Gus Dur.

Gus Hasyim menambahkan, hasil dari pertemuan yang bikin Clinton ngakak itu adalah Indonesia dapat pinjaman lunak. "Mendapat komitmen dari Amerika Serikat untuk menjadualkan pinjaman luar negeri yang lunak," ucap Gus Hasyim.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini