Bela Din Syamsuddin, KAPPAK : Banyak Alumni ITB yang Bisa Berpikir Jernih!

Tim Okezone, Okezone · Rabu 17 Februari 2021 05:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 337 2363334 bela-din-syamsuddin-kappak-banyak-alumni-itb-yang-bisa-berpikir-jernih-mtcm56h8Cr.jpg Din Syamsuddin (Foto : Antara)

BANDUNG - Keluarga Alumni ITB Penegak Pancasila Anti Komunis (KAPPAK ITB) membela Din Syamsuddin. Soal laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), karena menilai radikal, disebut bukan mewakili alumni ITB secara dominan.

Sebab, mereka mengklaim beranggotakan 1.721 alumni ITB menyatakan, dan mayoritasnya masih bisa berpikir sehat sehingga tidak akan mengambil langkah tersebut.

Pernyataan sikap KAPPAK tersebut, melalui siaran pers Nomor:001/SM/Kappakitb/II/2021 tertanggal 15 Februari 2021.

"Masih sangat banyak alumni ITB yang bisa berfikir jernih, objektif, rasional, dan kritis namun tetap cinta almamater dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tulis keterangan pers tersebut.

KAPPAK ITB pun mengimbau Ikatan Alumni (IA) ITB sebagai induk organisasi alumni ITB hmencermati polemik yang sedang berlangsung dan bertindak proporsional serta tidak berpihak untuk menjaga nama baik institusi ITB dan keseluruhan alumni ITB.

"ITB sebaiknya bertindak sebagai mediator, agar polemik yang sedang berlangsung dapat segera berakhir dan berujung pada suasana yang damai dan kondusif. Sangat tidak diharapkan konflik antarsekelompok alumni ITB dengan pihak eksternal mengarah ke proses hukum dan berujung di pengadilan," tegas siaran pers tersebut.

Baca Juga : Ikatan Alumni Meminta GAR ITB Tahan Diri

Baca Juga : Tokoh Tionghoa: Din Syamsuddin Sosok Moderat Bukan Radikal

Siaran pers tersebut mencantumkan 19 nama Presidium KAPPAK ITB, salah satunya merupakan Presidium KAMMI Jawa Barat, Radhar Tribaskoro.

Dihubungi melalui telepon selularnya, Radhar Tribaskoro membenarkan isi siaran pers tersebut. "Iya betul siaran pers itu benar adanya. Tapi, saat rapat penyusunan draft siaran pers tersebut saya tidak hadir. Tapi isi siaran pers itu memang betul," singkat Radhar, Selasa 16 Februari 2021.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini