BIN Gelar Rapid Test Antigen di Zona Merah Covid-19

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 337 2363257 bin-gelar-rapid-test-antigen-di-zona-merah-covid-19-MOftlY9XAj.jpg Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN, Kolonel Inf. Budi (foto: ist)

JAKARTA - Membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN) menyelenggarakan test usap massal kepada warga di Terminal Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN Kolonel Inf. Budi Santoso mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 sesuai arahan dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

"Hari ini kami melaksanakan tes cepat antigen dan tes usap PCR sebagaimana arahan dari pimpinan kami untuk melaksanakan kegiatan di sini," kata Budi, Selasa (16/2/2021).

 Baca juga: Keterisian RS Darurat Wisma Atlet Kini di Bawah 50%, Efek PPKM?

Kegiatan ini diikuti oleh pedagang pasar, supir angkutan umum dan pegawai kantor pemerintahan Kabupaten Bogor, dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Budi menjelaskan, langkah tes yang diinisiasi oleh medical inteligen BIN melalui tes cepat dan tes usap tersebut tidak akan berarti apabila masyarakat tidak patuh serta menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ialah disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujar Budi.

 Baca juga: Wagub DKI Harap 2 Pekan Setelah Imlek Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Budi melanjutkan, pihaknya menyediakan 500 alat test usap dan mengerahkan 26 tenaga medis guna menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut.

BIN juga menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap yang dilakukan kepada warga.

Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) ini memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil test usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.

"Apabila diketemukan reaktif, maka kami langsung arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid setempat ," tutur Budi.

Sementara itu, Camat Bojong Gede Dace Hatomi mengapresiasi langkah yang dilakukan BIN di wilayahnya. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, hingga Selasa (16/2), Kecamatan Bojong Gede merupakan zona merah penyebaran dengan kasus aktif berjumlah 309 orang.

Dace berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan tes rapid antigen yang berhubungan dengan kontak erat maupun suspek.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BIN. Semoga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kami," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini