Jokowi Minta Kapolri Selektif Terima Laporan UU ITE

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 16 Februari 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 337 2362811 jokowi-minta-kapolri-selektif-terima-laporan-uu-ite-fK3UYh6r89.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku melihat bahwa sejumlah warga saling melapor ke polisi dengan menggunakan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dia pun meminta agar Kapolri dan jajarannya selektif dalam menerima laporan.

“Belakangan ini sejumlah warga saling melapor ke polisi dengan UU ITE sebagai salah satu rujukan hukumnya. Saya memerintahkan Kapolri lebih selektif dalam menyikapi dan menerima pelaporan seperti itu,” katanya melalui akun twitternya, Selasa (!6/2/2021)

Dia meminta agar pasal-pasal di UU ITE yang bisa menimbulkan multitafsir diterjemahkan secara hati-hati.

Baca Juga: Pasal Karet UU ITE Seharusnya Dicabut!

“Pasal-pasal yang bisa menimbulkan multitafsir harus diterjemahkan secara hati-hati. Buat pedoman interpretasi resmi terhadap pasal-pasal UU ITE agar proses hukum terkait laporan itu dapat memenuhi rasa keadilan,” tuturnya.

Jokowi menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Dimana harus menjalankan hukum yang seadil-adilnya, melindungi kepentingan yang lebih luas, sekaligus menjamin rasa keadilan masyarakat.

“UU ITE memiliki semangat awal untuk menjaga agar ruang digital Indonesia bersih, sehat, beretika, dan produktif. Namun, implementasi undang-undang tersebut jangan sampai menimbulkan rasa ketidakadilan,” tuturnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini