Share

Gelar Rapim 2021, Panglima TNI Sebut PPKM Skala Mikro Berhasil

Riezky Maulana, iNews · Selasa 16 Februari 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 337 2362806 gelar-rapim-2021-panglima-tni-sebut-ppkm-skala-mikro-berhasil-r89iFrGBI5.JPG Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Riezky Maulana)

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2021 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Dalam Rapim tersebut, salah satu yang dibahas yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terkait penanganan Covid-19.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan, dirinya mendapatkan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu pendisiplinan protokol kesehatan, termasuk aspek 3T dan 3M untuk masyarakat.

"Bapak Presiden secara langsung telah memerintahkan TNI untuk membantu pendisiplinan protokol kesehatan, 3M, termasuk juga kita mendukung pelaksanaan 3T," kata Hadi di lokasi, Selasa.

Hadi menuturkan, secara umum PPKM skala mikro telah berjalan dengan baik. Salah stau contohnya ketika dirinya meninjau kebijakan PPKM di Jawa Timur, dimana dari ribuan RT yang ada, tercatat hanya 210 RT yang masuk dalam ke zona merah.

"Pada saat saya meninjau pendisiplinan protokol kesehatan, termasuk 3T di wilayah Jawa Timur, saya melihat di sana bahwa dengan sekian ribu wilayah desa dan kampung, kurang lebih 210 RT masuk zona merah. Artinya secara keseluruhan bahwa pelaksanaan 3M dan 3T dinilai berhasil," ungkapnya.

Baca Juga: Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Mampu Jaga NKRI dari Gangguan terhadap Bhinneka Tunggal Ika

Dirinya menuturkan, telah memerintahkan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya untuk menghilangkan zona merah tersebut. Menurutnya, untuk mengalihkan dari zona merah ke zona hijau, maka yang harus dilakukan adalah bekerja secara keroyokan.

"Saya perintahkan kepada Pangdam pada saat itu untuk kita keroyok 210 RT tersebut. Karena kita memiliki konsep desa tangguh berbasis RT RW yang saat ini terus dilaksanakan. Kemudian berkoordinasi dengan istansi terkait," katanya.

"Kita harus mengoptimalkan peran dan fungsi dari Babinsa Babinpotmar, Babinpotdirga yang bertugas sebagai tracer Covid-19," imbuhnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini