TPNPB OPM Mengaku Bertanggung Jawab Atas Gugurnya Prajurit TNI

Rizki Maulana, iNews · Senin 15 Februari 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 337 2362389 tpnpb-opm-mengaku-bertanggung-jawab-atas-gugurnya-prajurit-tni-ixF8KePfqr.jpg TPNPB OPM mengaku bertanggung jawab atas meninggalkan prajurit TNI.(Foto:Ist)

JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku bertanggung jawab atas insiden penembakan yang menewaskan prajurit TNI Prada Ginanjar, Senin (15/2/2021) pagi.

Juru Bicar TMNPB OPM, Sebby Sambom menuturkan, penyerangan terhadap personel Yonif 400/Banteng Raiders itu dipimpin oleh Komandan KOMPI, yaitu O Kogeya.

"Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM telah terima laporan konfirmasi bahwa benar, dan TPNPB KODAP VIII Intan Jaya dibawah piminan Sabinus Waker bertanggungjawab. Penyerang ini dipimpin langsun oleh Komandan Kompi, yaitu O. Kogeya," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Prajurit TNI Gugur Ditembak KBB, Pangdam Cenderawasih Turun Langsung ke Sugapa Intan Jaya

Sebby memastikan eskalasi pertempuran yang terjadi antara pihaknya dengan TNI akan terus meningkat. Dia pun meminta pemerintah Indonesia agar mau berunding guna mencari jalan keluar.

"TPNPB sampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia, perang pembebasan nasional yang dilakukan oleh Pasukan TPNPB tidak akan berhenti. ,Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia bersedia duduk di meja perundingan bersama Pimpinan TPNPB dan semua elemen perjuangan guna mencari solusi," katanya.

Baca Juga: Prada Ginanjar Prajurit Raider Gugur Akibat Tertembak di Pinggang

Diberitakan sebelumnya, prajurit TNI dari Yonif 400/Banteng Raiders, Prada Ginanjar, gugur ditembak KKB. Korban mengalami luka di bagian pinggang, ditembus amunisi hingga ke perut.

Informasi yang dihimpun, korban Prada Ginanjar merupakan anggota peliputan atau pers dari Satuan Yonif 400/Banteng Raiders. Saat kejadian, korban sedang berada di pos komando taktis (poskotis) Kampung Mamba.

KKB kemudian menembaki poskotis tersebut dan mengenai korban. Prada Ginanjar mengalami luka di bagian pinggang, tembus hingga ke perutnya.

Korban meninggal dunia saat mendapat pertolongan pertama dari rekan-rekan di pos tersebut. Jenazah Prada Ginanjar kini sudah dievakuasi ke RSUD Mimika.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini