Kisah Pohon Jati Raksasa di Hutan Darupono Kendal

Doddy Handoko , Okezone · Minggu 14 Februari 2021 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 337 2361644 kisah-pohon-jati-raksasa-di-hutan-darupono-kendal-37OssMUxIL.jpg Foto: Istimewa

Di wilayah Kaliwungu, Kabupaten Kendal terdapat sebuah hutan jati yang lebat. Pohon jati raksasa di Darupono ini berumur ratusan tahun, memiliki diameter yang besar. Satu diantara koleksi Cagar Alam ini, pohon Jati terbesar dengan lingkar batang mencapai 845 cm.

"Saat menjabat sebagai Menteri Kehutanan, Hatta Rajasa pernah ke hutan Darupono. Untuk melingkari pohon jati sendiri itu dibutuhkan beberapa orang ,"ujar Priyo,warga Kaliwungu,Kendal.

Cagar Alam Pagerwunung Darupono (kadang ditulis juga sebagai Pager Wunung), adalah salah satu Cagar Alam di wilayah Jawa Tengah yang terdapat di Kabupaten Kendal. Cagar Alam Pagerwunung Darupono terkenal dengan koleksi tanaman pohon Jati (Tectona grandis) yang berumur tua, hingga puluhan tahun, dan memiliki ukuran besar.

Secara administrasi, CA Pagerwunung Darupono terletak di wilayah Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam sesuai Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK. 115/Menhut-II/2004.

Luas Cagar Alam Pagerwunung Darupono sekitar 33,2 Ha. Berada di daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 150-175 meter di atas permukaan laut dan memiliki jenis tanah latosol (inceptisol).

Pada tahun 1965 saat peristiwa G 30 S PKI banyak pengikut PKI yang dibantai di tengah hutan itu oleh tentara. Mereka disuruh menggali lubang kubur sendiri lalu diberondong hingga jatuh bergelimpangan di lubang tadi.

Seperti hutan lainnya ,ada cerita mistis di hutan Darupono. Konon pernah ada ular sanca raksasa yang melintas di jalan. Pengendara jalan yang lewat di hutan Darupono kaget melihat ular yang menyeberang jalan tidak kelihatan kepala dan ekornya karena panjang. Ular menyeberang jalan bisa pagi atau malam hari.

Keberadaan ular itu masih misterius, jika ular sungguhan banyak yang ragusangat panjang. Pernah ada warga yang mencari tidak pernah ketemu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini