Terciduk! 3 Pengendara Moge yang Langgar Ganjil Genap di Bogor Didenda Rp250 Ribu

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 13 Februari 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 337 2361400 terciduk-3-pengendara-moge-yang-langgar-ganjil-genap-di-bogor-didenda-rp250-ribu-hMfc5kO2Jz.jpg Petugas menangkap para pengendara motor gede yang melanggar ganjil genap di Kota Bogor, Jawa Barat (Foto: Putra R)

BOGOR - Pengendara motor gede (moge) yang melanggar aturan ganjil genap di Kota Bogor, Jawa Barat akhirnya teridentifikasi. Mereka pun diberikan sanksi sesuai dengan Perwali Nomor 107 yakni denda maksimal Rp250 ribu.

Pantauan MNC Portal Indonesia, tiga dari 12 pengendara moge yang melanggar aturan ganjil genap dibawa dengan truk Pemburu Pelanggar PPKM ke Balai Kota Bogor. Mereka turun dari truk dengan mengenakan name tage pelanggar PPKM.

Baca Juga:  Konvoi Moge di Bogor Lolos Ganjil Genap Tanpa Diperiksa Petugas

Setelah itu, petugas dari Satpol PP Kota Bogor melakukan pendataan terhadap ketiga pengendara moge untuk diberikan denda. Denda yang diberikan maksimal sesuai aturan sebesar Rp 250 ribu dan dibayarkan melalui transfer bank yang sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor.

"Saya kira ini pembelajaran untuk kita semua agar menaati aturan. Tadi juga suah diproses dikenakan denda maksimal sesuaikan aturan sudah diselesaikan semua. Ini pesan untuk semua kita tdk pandang bulu. Siapapun itu pasti ditindak sesuai aturan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, di lokasi, Sabtu (13/2/2021).

Pengendara moge diringkus 

Bima menyebut, bahwa denda maksimal yang diberikan karena disesuaikan dengan kemampuan pelanggar. Meskipun, ada pengendara moge yang mengaku tidak mengetahui aturan ganjil genap.

"Apapun itu. Kalau minggu lalu mungkin masih kita arahkan putar balik. Tapi minggu ini kan sudah. Apapun alasannya aturan itu berlaku.Ya kan kita melihat kondisinya, kalau warga tidak mampu tentu kita melihat ini ada kemampuan dan buat jadi pelajaran lah untuk semua," ungkapnya.

Baca Juga:  Soal Ganjil Genap, Bupati Bogor Tegaskan Tak Ada Kompromi Termasuk Pengendara Moge

Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk memperketat personel di lapangan. Termasuk meminta petugas untuk tidak ragu dalam bertindak.

"Pertama saya kira kami dan polres akan perketat di pos statis mungkin bisa dimulai lebih awal karena temen-temen ini lewat pas pos belum aktif. Kedua dilapangan jangan ragu, baik Satpol PP Dishub, Kapolres juga memerintahkan jajarannya untuk tindak tegas. Jangan berfikir rumit. Langgar tindak. Jangan berfikir ini ada dibelakangnya siapa, enggak. Tindak tegas harus rata. Jangan ragu karena saya dan Kapolres akan tindak tegas," tutup Bima.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini