Bayang-Bayang Ancaman Gempa Dahsyat dan Tsunami di Pesisir Jawa

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Sabtu 13 Februari 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 337 2361387 bayang-bayang-ancaman-gempa-dahsyat-dan-tsunami-di-pesisir-jawa-rCoGqoaXo1.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

ANCAMAN potensi terjadinya gempa dahsyat membayang-bayangi Indonesia. Gempa Megathrust dengan kekuatan Magnitudo 9 dan berpotensi tsunami disinyalir akan terjadi di Indonesia, khususnya pesisir selatan pulau Jawa.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto. Ia mengatakan bukti tsunami di selatan Jawa pernah terjadi sekitar 400 tahun yang lalu dan ditemukan di Cikembulan, Pangandaran, Jawa Barat.

“Tsunami ini cukup besar karena buktinya mulai Banten di Lebak sana sampai dengan Bali. Dan ini menjadi bukti bahwa di selatan Jawa ada ancaman gempa dengan skala di atas 9 yang bisa memicu tsunami,” ungkap Eko dalam diskusi Sapa Media: Masyarakat Siaga Bencana 2021 secara virtual, Jumat 29 Januari 2021 lalu.

Baca Juga: Pulau Enggano Bengkulu Diguncang 10 Kali Gempa

Eko lantas mengingatkan pemda setempat harus mewasdai ini. Sebab, gelombang tsunami tak hanya merugikan masyarakat dalam korban jiwa, namun akan menggangu ekonomi yang kini tengah dibangun pemda setempat.

Senada, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan integrasi dan keterlibatan sejumlah pihak diperlukan. Utamanya, untuk persiapan mitigasi bencana yang menjadi kunci keberhasilan mencegah potensi dampak buruk jika terjadi bencana.

Dwikorita menuturkan, sekalipun penelitian waspada bencana ditindaklanjuti dengan peringatan dini, namun hal itu belum sepenuhnya menjamin keberhasilan mencegahan dampak buruk dari bencana. Seperti dampak korban jiwa dan kerusakan akibat tsunami. Terlebih bila masyarakat, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait belum siap.

Megathrust

Ancaman gempa dan tsunami Megathrust telah diprediksi sejak 2018 hingga akhir tahun 2020. Seperti yang terbaru, sejumlah peneliti mulai memprediksi gempa dan tsunami semacam ini akan menimpa di pulau jawa.

"Masih sangat diperlukan kesungguhan pemerintah daerah dan masyarakat setempat bersama-sama pemerintah pusat untuk melakukan berbagai langkah kesiapan pencegahan bencana," kata Dwikorita.

Baca Juga: DPR Pantau Percepatan Penanganan Bencana di Berbagai Daerah

Karenanya, langkah mitigasi harus didasarkan pada edukasi masyarakat agar mampu melakukan perlindungan dan penyelamatan diri terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, juga merespon peringatan dini secara cepat dan tepat.

Terpisah, pada September 2020, Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan ancaman itu tak hanya terjadi di wilayah Jawa, melainkan di wilayah lainnya. Karena itu, dirinya mengatakan mitigasi diperlukan.

Berdasarkan data BMKG, megathrust di Indonesia tersebar dari Aceh sampai Papua. Rinciannya megathrust Aceh-Andaman, Nias-Simelue, Batu, Mentawai Siberut dan Mentawai-Pagai. Selain itu ada pula megathrust Enggano, yang meliputi Selat Sunda, Jawa Barat-Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumba. Sedangkan megathrust juga bisa terjadi di Sulawesi Utara, Filipina, dan Papua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini