Fakta-Fakta Terungkapnya Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Rembang

INews.id, · Kamis 11 Februari 2021 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 337 2360550 fakta-fakta-terungkapnya-kasus-pembunuhan-sekeluarga-di-rembang-PuP8r0y1s4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

REMBANG – Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga seniman Anom Subekti di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (11/2/2021). Meski belum bisa menghadirkan tersangka, polisi menetapkan Sumani (43) sebagai pelaku tunggal pembunuhan sekeluarga itu. 

Tersangka merupakan warga Dusun Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang. Sumani saat ini masih terbaring di RSUD Rembang, setelah mencoba bunuh diri dengan menenggak pestisida.

Dalam jumpa pers di Mapolres Rembang, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, berdasarkan penyelidikan Polres Rembang dibantu Polda Jateng, pihaknya menetapkan Sumani sebagai tersangka tunggal pembunuhan.

“Namun, tersangka pelaku belum bisa dihadirkan karena mencoba bunuh diri dengan menenggak pestisida. Saat ini tersangka masih menjalani perawatan di ruang ICU RSUD dr. R Soetrasno Rembang,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Polisi Temukan Fakta Baru Pembunuhan Keluarga Dalang Ki Anom

Ia mengatakan, sebelum kejadian Sumani sempat datang bertamu ke rumah korban antara pukul 21.00 – 24.00 WIB pada Rabu 3 Februari 2021 malam.

“Polisi menetapkannya sebagai tersangka tunggal setelah mencocokkan barang bukti. Pertama gelas di TKP. Sidik jarinya mengarah pada sosok Sumani. Hasil rekaman kamera CCTV di sekitar TKP menunjukkan pada jam itu sepeda motor yang dikendarai dan pakaian yang dikenakan pelaku sesuai,” katanya.

Kapolda menambahkan, pada pukul 11 malam ada saksi yang mengetahui motor tersangka terparkir di depan rumah korban helm nya pun sesuai dengan keterangan saksi. Sehingga polisi menyimpulkan korban meninggal dunia karena hantaman benda tumpul dan senjata tajam.

Dari rumah tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabit terdapat bercak darah pada sabit yang identik dengan darah salah satu korban, Tri Purwati. “Ada pula temuan bercak darah di kuku tersangka dan kunci sepeda motor milik tersangka. Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan/ bercak darah itu identik dengan darah korban,” ujar mantan Kapolreta Solo ini.

Baca Juga: Kesaksian Ketua RT Jelang Detik-Detik Pembantaian Keluarga Dalang Ki Anom

Meski belum ada pengakuan, namun polisi bisa menetapkan sumani sebagai tersangka pelaku/ setelah mengacu hasil penyelidikan.

Sementara, barang bukti sabit sudah diamankan polisi. Sedangkan untuk barang bukti benda tumpul masih dalam proses pencarian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini