Panglima TNI Tinjau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Surabaya

Tim Okezone, Okezone · Kamis 11 Februari 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 337 2360542 panglima-tni-tinjau-pelaksanaan-ppkm-skala-mikro-di-surabaya-sUVt9QL4yo.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tinjau PPKM skala mikro di Surabaya, Jawa Timur (Foto: Doc Puspen TNI)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau dan mengecek langsung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/2/2021).

Peninjauan Panglima TNI di pemukiman yang padat penduduk tersebut, untuk mengecek secara langsung kedisiplinan warga masyarakat sejak diberlakukannya PPKM Skala Mikro oleh pemerintah. Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan kunjunganya ke Surabaya ini bertujuan untuk melihat dan mengecek langsung implementasi dari tenaga tracer Covid-19 yang beberapa hari lalu telah dilaksanakan Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Baca Juga:  Pakar Harap Masyarakat Sadar Pentingnya PPKM Mikro untuk Menekan Penularan Covid-19

Menurut Panglima TNI, di kampung tangguh yang padat penduduknya berbasis RT/RW kondisinya sudah menjadi wilayah hijau sehingga fungsi dari tenaga tracer Babinsa dan Bhabinkamtibmas termasuk unsur dari desa tetap melaksanakan tugas, namun tugasnya adalah sebagai petugas pengawas protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan pada posisi hijau ini bisa dipertahankan, tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, sesuai laporan dari Ibu Gubernur bahwa di Jawa Timur masih ada 210 RT yang masuk zona merah dan saya sudah perintahkan Pangdam V/Brawijaya untuk berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Timur untuk terus memborbardir 210 RT tersebut, melakukan pelacakan dan isolasi serta diperketat pelaksanaan PPKM,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Panglima tinjau PPKM Skala Mikro di Surabaya 

Panglima TNI menambahkan, dengan melakukan pelacakan dan isolasi kemudian terus memperketat serta melaksanakan pembatasan sosial dan tentunya dari Pemerintah Daerah mengeluarkan peraturan. “Saya yakin dari 210 RT tersebut dengan sistem kampung tangguh yang berbasis RT dan RW ini bisa masuk menjadi wilayah hijau,” tandasnya.

Baca Juga:  Kritik Wali Kota Malang untuk PPKM Mikro: Tolong Bikin Kebijakan Jangan Parsial

Saat melakukan peninjauan Panglima didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus. Turut para Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Kababek TNI Kolonel Tek Sugeng Wiwoho.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini