Share

PKB: Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri Pantas Jadi Pahlawan Nasional

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 11 Februari 2021 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 337 2360183 pkb-syaikhona-kholil-dan-kh-bisri-syansuri-pantas-jadi-pahlawan-nasional-kmMM0A895w.png Syaikhona Kholil Bangkalan (Foto : nuonline/Istimewa)

JAKARTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) segera menindaklanjuti usulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Muhammad Kholil atau Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri.

Dua sosok tersebut dinilai memenuhi persyaratan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

”KH Muhammad Kholil atau lebih dikenal dengan sebutan Mbah Cholil Bangkalan dan KH Bisri Syansuri dinilai pantas menyandang gelar Pahlawan Nasional. Bahkan tahapan pengusulan Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri sebagai Pahlawan Nasional telah diajukan ke instansi pemerintah daerah. Maka, kami mendesak agar hal itu segera ditindaklanjuti di tingkat pemerintah pusat,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKB DPR Marwan Dasopang, Rabu (10/2/2021).

Dia menjelaskan Syaikhona Kholil dan KH Bisri Syansuri merupakan sosok yang telah terbukti memberikan dampak luar biasa bagi perjalanan bangsa Indonesia. Syaikhona Cholil, misalnya, dikenal sebagai guru dari ulama-ulama besar di Nusantara seperti KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nadhlatul Ulama (NU) dan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah.

Selain itu, Syaikhona Kholil juga aktif memberikan dukungan moral bagi perjuangan para santri dalam melawan penjajahan Belanda. “Bahkan ada sebagian kesaksian jika Soekarno juga pernah sowan kepada Syaikhona Kholil untuk mendapatkan restu dalam perjuangan mengalang kekuatan melawan Belanda,” katanya.

Demikian juga KH Bisri Syansuri, kata Marwan, juga telah banyak berkontribusi bagi perjalanan bangsa Indonesia. Pendiri Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, tersebut aktif dalam perlawanan terhadap penjajah sebagai Komandan Markas Besar Ulama.

Kiai Bisri, sambungnya, juga mempunyai kontribusi besar dalam pendidikan Indonesia di mana kakek dari Gus Abdul Muhaimin Iskandar tersebut merupakan kiai pertama yang mendirikan pesantren khusus perempuan. “Kiprah dan kontribusi Mbah Bisri tentu tidak diragukan lagi serta layak mendapat gelar Pahlawan Nasional,” katanya.

Baca Juga : Ustadz Yusuf Mansur : Donasi untuk Keluarga Ustadz Maaher Tembus Hampir Rp400 Juta 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini menegaskan akan segera bertemu dengan Kemensos sebagai mitra Komisi VIII untuk membicarakan pengangkatan Mbah Kholil Bangkalan dan Mbah Bisri Syansuri sebagai Pahlawan Nasional. Dia berharap agar persoalan teknis administratif pengajuan nasional bagi dua tokoh besar tersebut bisa segera diselesaikan.

“Kami yakin tokoh-tokoh tersebut tidak ingin dipuja sebagai pahlawan, namun sebagai bangsa besar kita tentu ingin mengabadikan jasa-jasa Syaikhona Kholil dan Mbah Bisri Syansuri sebagai Pahlawan Nasional,” tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini