Komnas HAM Terima 80 Aduan Terkait TNI

Riezky Maulana, iNews · Rabu 10 Februari 2021 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 337 2359732 komnas-ham-terima-80-aduan-terkait-tni-ioaIJ3OCKL.jpg Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut pihaknya menerima banyak laporan pengaduan dari masyarakat soal TNI. Jumlah aduan yang diperoleh mencapai 80.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menuturkan, persoalan paling banyak diadukan yaitu hak atas kesejahteraan dan hak atas rasa aman. Terkait kesejateraan bahkan mencapai 52 aduan, berdasar data yang dimiliki pada 2019.

"Jadi tahun 2019 jumlah aduan dengan teradu TNI ada 80 kasus. Apa saja yang diadukan, Ini klasifikasi hak yang dilanggar, yang paling banyak adalah hak atas kesejateraan, kemudian keamanan dan rasa aman," kata Beka di acara sosialisasi HAM dan Hukum Humaniter, Rabu (10/2/2021).

Adapun jumlah detil ihwal kesejateraan mencapai 52 aduan. Kemudian, untuk keamanan dan rasa aman mencapai 14 aduan.

Jika dilihat dari daerah yang paling banyak mengadu terkait TNI, yakni Jawa Barat dan DKI Jakarta sejumlah 15 kasus. Di posisi kedua, ada Jawa Timur dengan total 11 kasus, kemudian Jawa Tengah ada 8 kasus.

Lebih jauh Beka memaparkan, klasifikasi isu permasalahan yang paling banyak yaitu terkait agraria dan lahan, disusul kepegawaian 8 isu. Sementara itu, untuk permasalahan pelanggaran HAM berat sebanyak tiga kasus, serta lambatnya penanganan perkara lima kasus.

"Klasifikasi isu permasalahannya agraria lahan. Yang dimaksud di sini adalah soal morat-marit TNI, misalnya asrama terus kemudian mantan-mantan prajurit, sengketa seperti itu masuknya ke Komnas HAM," ucapnya.

Baca Juga : Survei Indikator Politik Indonesia : TNI Paling Dipercaya, Parpol Terendah

"Terus kemudian ancaman intimidasi diskriminasi ras etnis, pelanggaran HAM. Ini teradunya TNI terkait penyelesaian seperti apa," katanya.

Baca Juga : TNI Siapkan 10.000 Prajurit sebagai Vaksinator Covid-19

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini