Wagub DKI : Terima Kasih Atas Perjuangan dan Pengorbanan Wartawan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 09 Februari 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 337 2359295 wagub-dki-terima-kasih-atas-perjuangan-dan-pengorbanan-wartawan-MxJO45wuex.jpg Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Foto : Okezone.com/Arie)

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berterima kasih atas perjuangan dan pengorbanan wartawan yang masih harus tetap bekerja menyiarkan pemberitaan di tengah ancaman virus corona (Covid-19). Politikus Gerindra tersebut berharap agar awak media tetap bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara.

"Kami berterima kasih atas perjuangan dan pengorbanan selama ini teman-teman wartawan. Mudah-mudahan kehadiran wartawan, media, dan pers, tetap terus memberikan semangat, kontribusi bagi bangsa negara dan kita semua," kata Riza Patria usai menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Selasa (9/2/2021).

"Dapat memberitakan berita yang sehat, terpercaya, yang dapat memberikan pencerahan untuk seluruh masyarakat, dan kita semua terhindar dari berita hoaks dan tidak baik," imbuhnya.

Riza mengaku bersyukur dalam kesemoatan kali ini masih bisa ikut merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Di mana, kata Riza, peran media dan wartawan sangat berpengaruh dalam pembangunan bangsa dan negara saat ini.

"Apalagi di masa pandemi ini, kita tahu, berbagai informasi harus cepat dapat diterima masyarakat, maka disitulah peran pers ditunjukkan," ujarnya.

Baca Juga : Ketua KPK : Pers Adalah Pahlawan Antikorupsi

Baca Juga : HPN 2021, DPR: Suasana Hati Bangsa Tergantung Pers

Menurut Riza, pekerjaan wartawan di saat pandemi seperti sekarang ini sangatlah rentan. Para wartawan, ditekankan Riza, sangat berpotensi tertular virus corona karena masih harus bekerja di luar rumah.

"Kita tahu di masa pandemi ini, orang-orang kita minta untuk tetap berada di rumah agar terhindar dari virus covid, tapi teman-teman wartawan tetap harus keluar rumah untuk mengecek di lapangan, data-data, dan situasi keadaan, maka para wartawan sangat tentu berpotensi mendapatkan penularan virus corona," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini