HPN 2021, DPR: Suasana Hati Bangsa Tergantung Pers

Kiswondari, Sindonews · Selasa 09 Februari 2021 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 337 2359206 peringatan-hpn-2021-dpr-suasana-hati-bangsa-tergantung-pers-LK9qcF5eiH.jpg Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Foto: DPR.go.id)

JAKARTA - Tepat hari ini, 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang kini genap berusia 75 tahun. Adapun tema yang diambil pada HPN kali ini adalah “Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital”.

Pada perayaan HPN, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan ucapan selamat kepada insan pers dan mengapresiasi kinerja pers Indonesia, karena pers telah bekerja keras dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

"Selamat Hari Pers Nasional 2021 kepada seluruh insan pers Indonesia. Pers adalah pilar keempat dari demokrasi, dan ditambah dengan munculnya pandemi Covid-19 saat ini, jelas sudah kawan-kawan media kita harus bekerja lebih keras dalam menyampaikan berita. Ini harus kita apresiasi," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:  Istana: Kebebasan Pers harus Diisi Secara Benar

Politikus Partai Nasdem ini juga menyampaikan harapannya agar pers Indonesia tetap tegas dan berintegritas dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Dia pun meminta agar insan pers tetap bijaksana dalam memberitakan kebenaran, karena suasana hati bangsa ditentukan pemberitaan pers.

"Pers harus selalu memberitakan kebenaran. Namun, suasana hati bangsa tergantung bagaimana pers memberitakan sesuatu. Apakah yang menenangkan atau yang ngomporin. Harus Bijaksana dalam memberitakan kebenaran," sambungnya.

Baca Juga: Diganjar Medali Emas oleh Dewan Pers, Doni Monardo: Ini Bukan untuk Saya, tapi Seluruh Tim!

Selain itu, legislator asal Tanjung Priok ini juga berpesan kepada satuan pers Indonesia untuk tidak takut dalam menyampaikan kebenaran kepada masyarakat, jangan takut diintimidasi untuk menyampaikan kebenaran.

"Wartawan kita tidak boleh takut dalam membela kebenaran, karena suasana hati bangsa ada di tangan pers. Tidak boleh pula takut di intimidasi oleh siapapun dalam menyampaikan berita aktual, karena pers akan selalu dilindungi oleh aturan dan hukum," tegas Sahroni.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini