Ustadz Maaher Sempat Menolak Dirujuk ke RS Polri, Ini Alasannya

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 09 Februari 2021 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 337 2358916 ustadz-maaher-sempat-menolak-dirujuk-ke-rs-polri-ini-alasannya-ugE18Tg1dY.jpg Ustadz Maaher meninggal dunia. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Ustadz Maaher At -Thuwalibi atau Soni Eranata sempat menolak dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, sebelum meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Mabes Polri. Ustadz Maaher menolak karena lebih memilih untuk dirawat di RS Ummi Bogor, Jawa Barat.

Salah satu kuasa hukum Ustadz Maaher, Novel Bamukmin mengamini bahwa kliennya pernah menolak untuk dirawat di RS Polri dan lebih memilih dirujuk ke RS Ummi, Bogor. Alasannya, kata Novel, Ustadz Maaher khawatir dan takut jika harus dirawat di RS Polri.

"Iya memang benar Ustadz Maaher pernah menolak dirujuk ke RS Polri dikarenakan alm maunya ke RS Ummi Bogor karena beliau takut ditangani di RS Polri dengan mempertimbangkan faktor ketidakcocokan," kata Novel Bamukmin saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Keterangan Terbuka Terkait Penyebab Kematian Ustadz Maaher

"Namun akhirnya almarhum mau juga karna terpaksa dan kehawatiran beliau terbukti sampai beliau mengembuskan napas terakhirnya," sambungnya.

Sekadar informasi, Ustadz Maaher meninggal dunia pada Senin, 8 Februari 2021, sekira pukul 19.00 WIB, di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Ia meninggal dunia dikabarkan karena sakit yang dideritanya.

Baca juga: Daftar Ulama dan Ustadz yang Meninggal Sepanjang Awal 2021

Ustadz Maaher sendiri merupakan tersangka kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial (medsos). Ia meninggal saat sedang menjalani masa penahanannya usai ditetapkan sebagai tersangka.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini