6 Fakta Pembunuhan Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Anal, Nomor 3 Bikin Terenyuh

INews.id, · Senin 08 Februari 2021 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 337 2358577 6-fakta-pembunuhan-weni-tania-yang-jasadnya-tertancap-bambu-di-anal-nomor-3-bikin-terenyuh-v1LrM4LGaI.jpg Pemakaman Weni Tania (Foto: MNC Media)

Anak bungsu dari dua bersaudara itu biasa ditemani oleh bibinya yang rumahnya masih satu kampung. Di sekitar rumah Weni, masih banyak saudaranya yang tinggal.

"Anaknya juga dikenal baik, enggak banyak aneh-aneh. Makanya banyak yang nanya kok sampai bisa meninggal dengan kondisi seperti itu," ujarnya.

Jenazah Weni Tania telah dimakamkan pada Sabtu 6 Februari 2021 siang. Sebelumnya, jenazah almarhumah sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung untuk diautopsi.

Jasad korban tiba di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan mobil ambulans. Sejumlah kerabat dan teman-teman Weni sempat pingsan dan menangis saat melihat jasad Weni dibungkus kantung jenazah.

4. Pelaku Pembunuhan Ternyata Kekasih Korban

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan yang dikumpulkan warga, termasuk keluarga korban, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku. Pelaku berinisial DH (22), yang ternyata kekasih korban. DH merupakan warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Sehari-hari, DH bekerja sebagai buruh.

"Pelaku berhasil diketahui 2x24 jam berdasarkan penyelidikan Satreskrim Polres Garut dan Resmob Polda Jabar. Hasilnya mengarah ke DH yang diamankan hari Minggu di Tarogong Kidul," kata Kapolres AKBP Adi Benny Cahyono.

5. Pelaku Bunuh Korban karena Cemburu dan Dendam Pernah Diputuskan

Kapolres AKBP Adi Benny Cahyono menuturkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka DH (22) membunuh kekasihnya Weni Tania (21), karena terbakar api cemburu. DH menemukan korban sering chatting dengan laki-laki lain lewat media sosial sehingga curiga kekasihnya telah berselingkuh.

"Modus pelaku itu karena merasa cemburu melihat korban sering chatting dengan lelaki lain di media sosial," ujar Adi di Mapolres Garut, Senin (8/2/2021).

Adi menyebut, DH gelap mata dan langsung menghabisi nyawa korban saat berada di pinggir Sungai Cimalaka, Kampung Muncanglega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Selasa 2 Februari 2021 sore. Menurut Adi, pelaku juga tak terima karena hubungannya sempat diputuskan oleh korban.

6. Pembunuh Weni Sudah Lebih Dulu Ditahan Polisi karena Kasus Pencurian

Pembunuh Weni, DH, ternyata sudah lebih dulu mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul sebelum ditangkap polisi. Warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, itu mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul karena terlibat kasus pencurian di wilayah Tarogong Kidul.

Dalam kasus pembunuhan ini, DH dijerat dengan Pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Namun, DH tak hanya dijerat degan pasal pembunuhan, tapi juga dengan pencurian.

"Selain kasus pembunuhan, DH juga dijerat kasus pencurian," kata Kapolres Garut saat konferensi pers, Senin (8/2/2021).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini