KH Atabik Ali, Kiyai Kharismatik Pengarang Kamus Al-Munawwir

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 06 Februari 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 337 2357652 kh-atabik-ali-kiyai-kharismatik-pengarang-kamus-al-munawwir-9nB2Yzxv94.jpg Almarhum KH Atabik Ali.(Foto:NU Online)

JAKARTA - Orang lebih banyak mengenal KH Atabik Ali sebagai pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Bantul, Yogyakarta. Namun putera kiyai sepuh NU, KH Ali Maksum itu, ternyata pengarang kamus terkenal Al-Munawwir.

Kamus Al-Munawwir merupakan sebuah kamus bahasa Arab-Indonesia yang merupakan kamus bahasa Arab yang terkenal di Indonesia.

Kamus ini telah banyak digunakan oleh para penuntut ilmu untuk mengetahui arti kosakata Arab ke dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam perbendaharaan kosakata terjemahan kitab kuning.

Baca Juga: KH Atabik Ali, Mertua Anas Urbaningrum Meninggal Dunia

Kamus ini termasuk dalam kamus dengan penjualan yang cukup banyak di Indonesia, karena telah dicetak berulangkali dan dicetak sekitar 10 ribu-15 ribu eksemplar pertahun. Untuk melengkapinya, kamus ini kemudian diikuti edisi Indonesia-Arab-nya.

Kamus setebal 1634 halaman ini disusun oleh KH. Ahmad Warson Al-Munawwir (wafat 2013), pengasuh pondok pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta.

Baca Juga: Mahfud MD Berbelasungkawa Atas Meninggalnya Ulama Kharismatik Kiyai Atabik Ali

Kamus ini merupakan di antara peninggalan keilmuan KH Ahmad Warson yang juga murid dari KH Ali Maksum pengasuh awal Ponpes Krapyak setelah ditinggal pendirinya KH M Moenawir pada bulan Juli 1942.

Sejak kecil KH Ahmad Warson dididik oleh KH Ali Maksum, dan di antara beberapa muridnya, KH Ahmad Warson memiliki kelebihan tentang perbendaharaan bahasa, sehingga dia didorong gurunya untuk mewujudkan kamus ini. Penyelesaian kamus ini juga mendapat bantuan dari Kyai Bisri Mustofa dari Rembang.

Aktivis NU yang pernah aktif di Partai Demokrat, Ulil Abshar-Abdalla memuji manfaat dari kamus Al-Munawwir. Dalam cuitannya di akun Twitter @ulil, pria yang pernah aktif i Jaringan Islam Liberal tersebut mengatakan "Berduka atas wafatnya Kiai , putera dari Kiai Ali Maksum Krapyak, dan pengarang kamus Al-Munawwir yg laris manis. Semoga amal2 baik beliau dibalas oleh Allah, dan kekhilafan2nya diampuni," tulis Ulil, Sabtu (6/2/2021).

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini