Kasus Aktif Covid-19 Masih Tinggi, Satgas: Kita Harus Bersih-Bersih di Hulu

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 05 Februari 2021 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 337 2357109 kasus-aktif-covid-19-masih-tinggi-satgas-kita-harus-bersih-bersih-di-hulu-WQAtRuELAN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tanggal 31 Januari 2021 jadi puncak tertinggi dengan kasus harian Covid-19 sebanyak 14.518. Sejauh ini kasus positif Covid-19 mencapai 1.123.105. Hingga 4 Februari, kasus aktif Covid-19 masih di angka 15,59% dari kasus terkonfirmasi. 

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting mengatakan, dari data tersebut, artinya rantai penularan Covid-19 khususnya di hulu masih berlangsung, sehingga harus dilakukan 'bersih-bersih'.

“Kalau kita lihat, sampai tanggal 4 Februari ini kasus aktif masih terus tinggi, 15,59%. Dan kemudian kita sudah menembus lebih satu juta atau 1.123.105 kasus sampai tanggal 4 Februari. Artinya rantai penularan di hulu itu masih berlangsung ya. Jadi kontak dan kemudian yang sakit itu masih ada di daerah hulu,” kata Alex dalam dialog Strategi Pemerintah Kota/Kabupaten Tekan Laju Covid-19 secara virtual, Jumat (5/2/2021). 

Baca juga: PPKM Skala Mikro Dilaksanakan 9 Februari 2021

Alex mengatakan, yang menjadi pekerjaan rumah bersama, tidak hanya untuk orang kesehatan, tapi juga seluruh sektor yang ada. “Karena yang namanya pandemi, kedaruratan medik itu itu adalah intervensi multisektor,” katanya. 

Baca juga: Swab Antigen di Terminal Kampung Rambutan, 5 Orang Reaktif Covid-19

Apalagi, kata Alex, kondisi ini diperberat lagi dengan angka kematian. “Angka kematian itu bertambah 231 per hari sebelumnya. Sehingga jumlah yang meninggal itu 31.000 dan angka kematian itu 2,76%. Ini juga menjadi beban rumah sakit. Artinya yang datang ke rumah sakit itu semua dalam keadaan sudah fase 2, fase 3, sehingga beban mereka juga bertambah tinggi,” katanya.  

“Sehingga menjadi tanggung jawab kita bagaimana supaya bersih-bersih di hulu, supaya di hilir lebih ringan bebannya,” tegas Alex.

Alex pun menjelaskan penularan di hulu adalah penularan di wilayah. “Di hulu itu di wilayah. Jadi di hulu itu adalah berbasiskan desa, berbasiskan Puskesmas. Karena apa? Karena sejak Maret, kini kita sudah bulan ke-10 pandemi, yang awalnya tadi itu adalah imported case kemudian transmisi antara kantor, atau antara klaster, sekarang itu sudah terjadi transmisi di komunitas, sudah ada di keluarga,” katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini