Berita Hoaks Merajalela, Menkumham: Literasi Digital Harus Jadi Pendidikan Masyarakat

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 05 Februari 2021 06:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 337 2356803 berita-hoaks-merajalela-menkumham-literasi-digital-harus-jadi-pendidikan-masyarakat-X2F2pEOa8n.jpg Menkumham Yasonna Laoly (Foto: okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menyebut saat ini tingkat informasi hoax masih sangat tinggi. Dia berharap pendidikan literasi digital pada masyarakat harus terus digalakkan.

Hal itu dikatakan Yasonna saat menjadi menjadi pembicara kunci dalam seminar 'Regulasi Negara dalam Menjaga Keberlangsungan Media mainstream di Era Disrupsi Medsos', Kamis (4/2/2021).

Dia menyebut saat ini informasi hoax tercatat masih sangat tinggi di Indonesia. Hal itu terjadi akibat dari banyaknya masyarakat Indonesia yang masih belum dapat menganalisa informasi yang beredar di media sosial.

“Tidak semua netizen mampu menganalisa konten-konten yang bertebaran di media sosial. Apakah hoax atau hak? Ke depan, literasi digital harus menjadi bagian dari pendidikan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Menkumham: Napi Asimilasi Berulah Lagi Bakal Dijebloskan ke Sel Pengasingan

Dalam diskusi yang sama, Wamenkumham Edward OS Hiariej menyampaikan pentingnya media mainstream untuk masyarakat. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini media mainstream sebagai sumber informasi yang terpercaya.

Meski media mainstream dapat hadir dengan kecepatan informasinya. Namun, sampai saat ini sulit menangkal informasi hoax melalui medsos. Masalah tersebut menjadi tantangan bersama si tengah perkembangan industri media.

"Dalam mengatasi persoalan ini, negara hadir melindungi masyarakat dari fenomena half truth, hoax dan berbagai bentuk disinformasi yang lahir dari akun-akun media sosial dengan menggunakan UU ITE," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini