Share

19 Anggota FPI Diduga Calon "Pengantin" Bom Gereja, Ini Reaksi Pengacara Habib Rizieq

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 04 Februari 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 337 2356698 19-anggota-fpi-diduga-calon-pengantin-bom-gereja-ini-reaksi-pengacara-habib-rizieq-LrtZTpPui4.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Pihak kepolisian menyebut ada 19 terduga teroris asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Polisi mengungkap bahwa 19 terduga teroris tersebut aktif di kegiatan FPI. Mereka juga diduga berafiliasi dengan kelompok radikal ISIS dan sedang mempersiapkan aksi bom bunuh diri.

(Baca juga: 19 Terduga Teroris Anggota FPI Siapkan Bom Bunuh Diri)

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) yang juga mantan Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro enggan merespon banyak ihwal adanya terduga teroris yang merupakan anggota FPI. Sugito menyatakan akan mengecek lebih lanjut kebenaran informasi tersebut.

(Baca juga: Terungkap! Anggota FPI yang Diciduk Densus 88 Diduga Ingin Bom Gereja)

"Saya belum ngecek (informasi 19 terduga teroris adalah anggota FPI), hanya khawatir dan menghubung-hubungkan saja," kata Sugito saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/2/2021).

Hal yang sama juga diungkapkan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab lainnya, Aziz Yanuar. Aziz enggan merespons soal pernyataan Polri yang menyatakan ada 19 terduga terorisme merupakan anggota FPI. "Tanggapanya kami tidak tahu," singkat Aziz Yanuar dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, 19 orang tersebut tidak hanya merencanakan aksi bom bunuh diri, kelompok ini juga berencana melakukan aksi yang dapat mengganggu kamtibmas lainnya.

"Kelompok ini juga memiliki rencana kegiatan yang mengganggu kamtibmas dengan melakukan aksi bom bunuh diri," kata Rusdi, kepada MNC Portal, Kamis (4/2/2021).

Follow Berita Okezone di Google News

Dilanjutkan dia, kedua orang lainnya yang berasal dari terduga teroris kelompok Makassar, yakni M Rizaldi dan Sanjai Ajis, telah dilakukan penindakan dan meninggal dunia. Saat ini, jenazah telah dimakamkan.

"Kedua terduga teroris yang meninggal saat dilakukan penindakan, telah dimakamkan di Makassar semua. Tidak ikut dibawa ke Bandara Soetta, Tangerang," sambung Rusdi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini