Terungkap! Anggota FPI yang Diciduk Densus 88 Diduga Ingin Bom Gereja

Hasan Kurniawan, Okezone · Kamis 04 Februari 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 337 2356525 terungkap-anggota-fpi-yang-diciduk-densus-88-ingin-bom-gereja-UY59vcUHZD.jpg Foto: MNC Media

TANGERANG - Belasan anggota FPI terduga kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Makassar, ditangkap petugas Densus 88 Mabes Polri. Ternyata, mereka ingin melaksanakan serangan bom ke gereja.

(Baca juga: Densus 88 Tangkap Anak Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, anggota jaringan yang telah melakukan aksi tersebut adalah pasangan pengantin bom bunuh diri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh.

"Salah satu yang terlibat adalah Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh. Mereka pelaku pemboman gereja Katedral Our Lady of Mount Carmel, Filipina Selatan," katanya, kepada MNC Portal, Kamis (4/2/2021).

(Baca juga: Ini Kronologi Lengkap Upaya Kudeta AHY dari Partai Demokrat)

Dijelaskan dia, Rullie dan Ulfa memiliki anak. Satu anaknya ditahan di Filipina atas nama Cici dan dua orang lainnya bergabung dengan kelompok  teroris Abu Sayaf di Filipina Selatan.

"Satu orang lainnya masih di Suriah, dan seorang lagi ditangkap bersama dengan 19 orang terduga teroris lainnya di Makassar. Mereka anggota FPI Makassar,"ungkapnya.

Mereka mempunyai menantu Andi Baso yang juga pelaku bom gereja. Kelompok terduga teroris ini direkrut oleh teroris dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi ISIS dan banyak melakukan serangan bom gereja.

"Dari 19 anggota yang ketangkap itu, semua terlibat FPI di Makassar. Mereka sangat aktif dalam kegiatan FPI di Makassar. Mereka memiliki afiliasi dengan ISIS," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini