Ini Kronologi Lengkap Upaya Kudeta AHY dari Partai Demokrat

Kiswondari, Sindonews · Kamis 04 Februari 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 337 2356479 ini-kronologi-lengkap-upaya-kudeta-ahy-dari-partai-demokrat-IFHbWKeWdH.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Partai Demokrat, Herman Khaeron membeberkan bagaimana kronologi diketahuinya upaya pengambilalihan paksa atau kudeta kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Agus Hatimurti Yudhoyono (AHY) di tubuh Partai Demokrat.

 (Baca juga: Mencekam! Ratusan Pendekar PSHT Mengamuk di PN Karanganyar)

Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, pihaknya mengetahui ada upaya menggulingkan AHY sejak sebulan yang lalu.

(Baca juga: 19 Terduga Teroris yang Ditangkap Rutin Ikuti Kegiatan FPI)

"Kita coba merunut dulu dari al-ikhwal-nya (permulaannya) ya, bahwa dari sebulan yang lalu kami sudah memantau ada pergerakan yang tentu kami menganggap kalau pergerakan internal kan biasa, dan pada setiap pengurusan dinamika internal itu biasa dan kami bisa selesaikan. Tentu dengan berbagai titik tengah yang bisa diselesaikan dengan seluruh kader yang ada," ujar pria yang akrab disapa Hero, Kamis (4/2/2021).

Setelah itu, anggota Komisi VI DPR ini mengungkap bahwa pada akhir Januari, sudah mulai ada pertemuan-pertemuan para oknum tersebut, termasuk pihak eksternal. Mereka mulai merencanakan pengambilalihan kepemimpinan Demokrat.

"Di akhir Januari, kemudian informasi ini bertubi-tubi masuk ke Dewan Pimpinan Pusat dan bahkan selain dinamika yang tentu kami anggap dari internal ternyata ada pihak eksternal yang tentu ini menjadi keseriusan kami," ungkapnya.

Akhirnya, sambung Hero, Ketum kemudian mengkonsolidasikan seluruh kader Partai Demokrat baik di tingkat pusat, DPD, maupun DPC. Mereka semua menyatakan soliditasnya 100% kepada kepemimpinan AHY.

"Dan alhamdulillah 100 persen kader di seluruh tingkatan baik di DPP, DPD, maupun DPC solid dan menyatakan kesetiaan kebulatan tekad untuk tetap bersama dengan kepemimpinan mas AHY sebagai ketua umum partai demokrat," ucap dia.

Legislator Dapil Jawa Barat ini juga menceritakan bagaimana DPP mengetahui gerakan yang ditunggangi untuk mengambil alih partainya. Yakni, pengurus DPP, DPD dan DPC mengadukan dan memberikan kesaksian yang kemudian dituangkan dalam berita acara.

"Karena ada pengurus DPP juga yang tentu diundang untuk diajak melakukan tindakan pengambilan paksa terhadap kepemimpinan Partai Demokrat," tuturnya," terangya.

Dari pengaduan dan kesaksian tersebut, Hero menambahkan, Dewan Kehormatan dan Mahkamah Partai menelusuri dan merangkumnya menjadi sebuah dokumen bukti-bukti upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat.

"Tentu ini menjadi bukti-bukti yang kuat bagi kami dewan pimpinan pusat untuk mengambil kesimpulan. Bahwa ini ada gerakan-gerakan yang ditunggangi oleh pihak eksternal untuk mengambil alih secara paksa, " tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini