Bareskrim Selisik Unsur Pidana 92 Rekening FPI

Irfan Ma'ruf, iNews · Rabu 03 Februari 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 337 2355899 bareskrim-selisik-unsur-pidana-92-rekening-fpi-d6nDT32ptz.JPG Foto: Okezone

JAKARTA- Bareskrim Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan rapat koordinasi dalam rangka menyamakan persepsi tentang laporan hasil analisis PPATK terkait 92 pemblokiran rekening Front Pembela Islam (FPI) beserta aliansi.

(Baca juga: Ini Alasan Polri Ajak Densus 88 Gelar Perkara Kasus Rekening FPI)

Bareskrim juga mengajak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, terkait dengan adanya dugaan melawan hukum aktivitas rekening milik FPI.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan saat ini penyidik masih mendalami hasil analisis PPATK apakah memenuhi unsur pidana apakah tidak.

(Baca juga: Ngebet Nyapres, Demokrat: Belajarlah dari Mayor AHY, Jenderal Moeldoko!)

"Terkait 92 rekening FPI yang terdapat di 18 bank di Indonesia. Saat ini penyidik masih mendalami hasil analisis PPATK apakah memenuhi unsur pidana apakah tidak," kata Ahmad di Mabes Polri, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, Polri gelar perkara terkait dengan rekening milik Front Pembela Islam (FPI) yang dibekukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hasilnya, 92 rekening yang dianalisis PPATK itu terdapat di 18 bank yang ada di Indonesia. Namun, Polisi enggan menyebut berapa jumlah uang yang ada di puluhan rekening tersebut.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini