Kapolri Hapus Tilang di Jalan, Langgar Lalu Lintas Akan Diblokir dan Tak Bisa Perpanjang Pajak

MNC Portal, · Rabu 03 Februari 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 337 2355685 kapolri-hapus-tilang-di-jalan-langgar-lalu-lintas-akan-diblokir-dan-tak-bisa-perpanjang-pajak-LEMSONnNos.jpg Foto: Okezone

BANDUNG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan menepati janjinya untuk menghapus tilang dan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau elektronik tilang (ETLE) yang akan diterapkan bertahap.

(Baca juga: Menanti Janji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Hapus Tilang di Jalan)

Nantinya, kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas dan terkena tilang elektronik, akan diblokir. Pemilik tidak akan bisa memperpanjang pajak selama tilang belum diselesaikan.

"Selama kendaraannya tertilang dan belum diurus, kendaraan akan diblokir. Ketika si pemilik kendaraan akan mengurus pajak kendaraan, enggak bisa. Harus buka blokir dulu. Nah untuk buka blokir, harus diselesaikan dulu tilangnya," kata Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Jabar AKBP Efos Satria W kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (3/2/2021).

(Baca juga: Kemendagri Koordinasi dengan Kemenkumham Status Kewarnegaraan Bupati Terpilih NTT)

AKBP Efos menambahkan, teknis tilang elektronik atau elektronic tilang law enforcement (ETLE), kamera CCTV yang terpasang di traffic ligt akan merekam kendaraan dan pengendaranya. Rekaman itu terhubung dengan sistem yang akan mendeteksi identitas kendaraan.

"Misalnya kamera menangkap kendaraan D 1234 AB melanggar lalu lintas. Identitas kendaraan dan pemiliknya terlacak. Setelah itu, petugas mengirimkan notifikasi tilang dan pelanggaran lalu lintas ke pemilik kendaraan," ujar AKBP Efos.

Masih kata dia, dengan sistem e-tilang dan pemberlakuan blokir kendaraan, mendorong warga pemilik kendaraan disiplin berlalu lintas sekaligus mengalihnamakan identitas kendaraanya jadi atas nama sendiri.

"Make sense kan kalau gitu. Jadi nanti setiap wajib pajak bakal terdorong untuk membaliknamakan kendaraannya," ujar AKBP Efos.

Kasbudit Gakkum Ditlantas Polda Jabar menuturkan, saat ini, Direktorat Lalu Lintas tengah melakukan persiapan pemberlakuan Etle. Etle juga bagian dari visi Kapolri yang mengharapkan tidak ada petugas yang menilang di jalan.

"Kalau program Kapolri sih ini targetnya bisa dilaksanakan di Maret 2021. Tapi yang pasti untuk pelaksanaannya akan sosialisasi dulu," tutur Kasbudit Gakkum.

Diketahui, selain Kota Bandung, elte akan diterapkan di Kota Cirebon. Di Kota Bandung, terdapat sembilan titik jalan disiapkan untuk pemberlakuan elte. Sedangkan di Kota Cirebon enam titik. Perangkat luar seperti kamera CCTV sudah dipasang di titik-titik tersebut.

Sementara itu, Satlantas Polrestabes Bandung tengah menyiapkan pelaksanaan e-tilang tersebut di Kota Bandung. "Pelaksanaannya itu nanti dari Polda (Jabar). Kami di sini hanya membantu," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung.

Kombes Pol Ulung mengemukakan, untuk tahap awal, elte di kota Bandung di terapkan di tiga titik jalan utama. "Seluruhnya ada sembilan titik. Namun baru tiga uang sudah siap menerapkan elte," ujar Kombes Pol Ulung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini