Tingkat Keterisian Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Turun Jadi 58,49%

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 02 Februari 2021 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2355145 tingkat-keterisian-tempat-tidur-di-rsd-wisma-atlet-turun-jadi-58-49-wEHhRS7ggo.jpg RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono mengatakan tingkat keterian tempat tidur di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet turun kini menjadi 58,49%. Di mana, tingkat keterisian tempat tidur di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet pada minggu lalu sempat di angka 82%.

“Kalau kita lihat Minggu lalu bahkan pernah 82%, kemudian turun 77%. Dan saat ini, kemarin dia 58,7%. Dan hari ini, laporan pagi tadi adalah 58,49% dari hunian yang disiapkan,” ungkap Tugas dalam Update RS Darurat Wisma Atlet: Perlindungan Tenaga Kesehatan dari Media Center Graha BNPB secara virtual, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga:  52.067 Pasien di RSD Wisma Atlet Sembuh dari Covid-19

Penurunan tingkat keterisian tempat tidur ini, kata Tugas karena sebagian besar pasien yang dirawat sudah tidak ada gejala dan dipulangkan. “Sebagian besar memang kita pulangkan ke dia memang sudah sesuai dengan kriteria mereka sudah dirawat. Untuk yang bergejala kan dirawat, setelah tidak ada gejala 3 hari minimal, 3 hari tidak ada gejala kemudian bisa pulang,” katanya.

Tugas mengatakan rata-rata pasien Covid-18 dengan gejala ringan yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet minimal akan dirawat selama 15 hari. “Rata-rata sih dirawat di sana ada yang gejala ringan 15 hari di sana,” tuturnya.

“Jadi sesuai dengan pedoman tentunya dari Kementerian Kesehatan dan ini kita lakukan tentunya perawatan dengan baik sesuai dengan standar yang sudah dibuat di sana,” ungkap tugas.

Baca Juga:   Jokowi: 11 Bulan Ini Mengajarkan Hadapi Pandemi Tak Ada Formula Standar

Tugas mengatakan, pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan sedang akan dirawat di RS Darurat Wisma Atlet. “Untuk di Wisma Atlet Kemayoran itu adalah yang ringan dan sedang. Bahkan, kita merawat yang berat untuk dipersiapkan untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta,” katanya.

“Dan untuk yang OTG atau tanpa gejala ini memang kita persiapkan di Tower 8 dan Tower 9 disana. Sehingga ini Saya kira ini suatu penyiapan yang yang menurut kami di sana juga betul-betul bisa memberikan pelayanan yang baik antara yang tidak gejala dan yang bergejala,” kata Tugas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini