Share

Terseret Isu Kudeta Demokrat, Beredar Foto Moeldoko Membungkuk dan Cium Tangan SBY

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 02 Februari 2021 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2354929 terseret-isu-kudeta-demokrat-beredar-foto-moeldoko-membungkuk-dan-cium-tangan-sby-2CsxdR1Rcp.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko membantah adanya keterlibatan pihak Istana terkait isu dirinya akan mengkudeta Partai Demokrat. Menurut Moeldoko, isu tersebut murni tentang dirinya dan tidak ada kaitannya dengan Istana maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi).

(Baca juga: Moeldoko Diisukan Kudeta Demokrat, Mahfud MD: Saya Tidak Restui!)

Moeldoko menjelaskan, dirinya sebagai mantan Jenderal Panglima TNI dan Kepala KSP selalu terbuka dan tidak memberi batasan kepada siapa pun. Termasuk individu maupun sekolompok organisasi yang ingin bertemu dan membicarakan berbagai hal.

(Baca juga: Waspada, BMKG: Sulawesi Rawan Gempa dan Tsunami!)

Di tengah isu kudeta yang menimpa Partai Demokrat, beredar di media sosial foto Moeldoko yang sedang mencium tangan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Foto yang dibagikan akun @umarHsb75 terlihat Moeldoko memakai batik dan berpeci sedang mencium tangan SBY. Kendati demikian, foto itu tidak menyertakan tanggal dan peristiwa.

Sebelumnya, Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut, berdasarkan kesaksian sejumlah pihak, ada upaya dari pejabat di lingkar kekuasaan Jokowi yang hendak merebut Partai Demokrat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya yaitu, tentang adanya gerakan politik yang mengarah kepada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam eksistensi dan kedaulatan Partai Demokrat," kata AHY di Taman Politik Wisma Proklamasi DPP Partai Demokrat, Jakarta.

AHY telah menyurati Presiden Jokowi untuk mengklarifikasi ihwal isu tersebut. Hingga saat ini, Partai Demokrat masih menunggu balasan surat dari Presiden Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini