Diterpa Isu Kudeta, Mantan Kader Demokrat Doakan AHY Tegar

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 02 Februari 2021 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2354876 diterpa-isu-kudeta-mantan-kader-demokrat-doakan-ahy-tegar-o9asHjeSNT.jpg Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto : Sindonews/Kiswondari)

JAKARTA - Mantan kader Partai Demokrat Roy Suryo tak banyak berkomentar soal tudingan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut adanya menteri Presiden Jokowi yang ingin merebut Demokrat dari kepemimpinannya.

Dia hanya mendoakan putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bisa tegar dalam menghadapi dinamika politik dari partai berlambang mercy tersebut.

"Saya no comment saja dan tetap mendoakan semoga Mas Agus Yudhoyono tegar," kata Roy Suryo saat diminta komentarnya dengan memberikan cuitannya di akun Twitternya, Selasa (2/2/2021).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengungkapkan, handphonenya tak berhenti berdering saat AHY menggelar konferensi pers dengan mengungkap adanya pihak yang ingin mengudeta dirinya sebagai Ketum Partai Demokrat.

Dia tak ingin mengomentari polemik di Partai Demokrat karena telah mengundurkan diri secara baik-baik dan menghormati SBY.

"Semenjak konferensi pers Partai Demokrat HP saya tidak henti-hentinya berdering," ujar dia.

Sebelumnya Ketum DPP Partai Demokrat, AHY mengatakan, berdasarkan kesaksian sejumlah pihak, ada upaya dari pejabat di lingkar kekuasaan Jokowi yang hendak merebut Partai Demokrat.

“Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya yaitu, tentang adanya gerakan politik yang mengarah kepada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa yang tentu mengancam eksistensi dan kedaulatan Partai Demokrat,” kata AHY di Taman Politik Wisma Proklamasi DPP Partai Demokrat, Jakarta.

Putra pertama Presiden RI ke-6 ini menjelaskan, gerakan ini melibatkan pejabat penting di pemerintahan yang secara fungsional berada di lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Jokowi.

“Lebih lanjut, gerakan ini juga mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat di lingkaran pemerintahan Presiden Jokowi,” beber AHY.

Namun, sambung AHY, pihaknya tidak mudah percaya dan mengedepankan asas praduga tak bersalah atau presumption of innocent atas permasalahan ini. Sehingga, ia menyurati langsung Presiden Jokowi guna mengklarifikasi langsung kabar ini.

Baca Juga : Moeldoko Disebut Ingin Kudeta AHY, Pengamat: Jangan Kalah Gertak Kalau Demokrat Solid

“Karena itu, tadi pagi, saya mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhormat bapak presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini,” ungkap AHY.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah keterlibatan Istana terkait isu dirinya akan mengudeta Partai Demokrat. Menurut Moeldoko, isu tersebut murni tentang dirinya dan tidak ada kaitannya dengan Istana maupun Presiden Joko Widodo.

"Jangan sedikit-sedikit Istana. Jangan ganggu Pak Jokowi dalam isu ini. Beliau tidak tahu sama sekali tentang isu ini, itu urusan saya, itu murni Moeldoko," tutur Moeldoko saat menggelar konferensi pers secara daring, Senin (1/2/2021).

Moeldoko menjelaskan, dirinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan sekaligus mantan Jenderal Panglima TNI selalu terbuka dan tidak memberi batasan kepada siapa pun. Termasuk individu maupun sekolompok organisasi yang ingin bertemu dan membicarakan berbagai hal.

Namun Moeldoko heran pertemuannya dengan beberapa perwakilan Partai Demokrat justru dinilai berbeda. "Tidak ada rencana kudeta. Kudeta itu kan dari dalam bukan dari luar. Isu ini juga muncul karena ada foto yang tersebar," jelas dia.

Baca Juga : Demokrat Ungkap Kadernya Dibujuk Rayu Oknum Istana untuk Kudeta AHY

Moeldoko pun menegaskan siap memberikan keterangan lebih lanjut perihal isu yang tengah beredar saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini