Duh! 36 Pelajar Dijual sebagai Pekerja Seks

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 02 Februari 2021 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2354862 polisi-bongkar-sindikat-prostitusi-online-anak-di-bawah-umur-TI3dR2o7NL.jpg Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkap sindikat prostitusi online dengan korban anak dari usia 14 tahun sampai 16 tahun atau anak di bawah umur.

(Baca juga: Hina Bendera Tauhid hingga Islam Arogan, Cuitan Abu Janda yang Berujung Laporan Polisi)

Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan, untuk mendapatkan korban, tersangka merekrut beberapa anak di bawah umur juga sebagai Resseler. Pasalnya, rata-rata yang di rekrut ini masih pelajar SMP hingga SMA, dan nantinya ditawarkan melalui media sosial Whatsapp juga Facebook.

Adapun polisi menangkap seorang tersangka berinisial OS (38) yang merupakan warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

(Baca juga: KPK Setor Rp1 Miliar Denda Kasus Korupsi Garuda Indonesia ke Kas Negara)

"Tersangka ini merekrut resseler yang juga anak dibawah umur, ini akan lebih mudah mendapatkan korban," kata Slamet, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Modus tersangka OS ini yakni membuka sewa kos harian. Namun hal tersebut hanya sebagai kedok tersangka untuk melancarkan bisnis prostitusi online yang dijalankan.

Menurut Slamet, bahwa resseler ini menyiapkan korban dan pelanggan. Mereka akan diberi bonus oleh tersangka OS jika mereka bisa mendapatkan korban.

Selain itu, tarif atau harga yang ditawarkan di prostitusi online ini sekitar Rp250 ribu sampai Rp600 ribu. Namun ada juga yang sampai Rp1 juta rupiah. "Tarif yang dipatok tersangka ini antara 250 sampai 600," tutupnya.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini