Kemenkes Optimis Vaksinasi terhadap 1,5 Juta Nakes Selesai Akhir Februari

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 02 Februari 2021 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2354850 kemenkes-optimis-vaksinasi-terhadap-1-5-juta-nakes-selesai-akhir-februari-nC97DI9qvS.jpg Vaksin Covid-19 tiba di Kantor Dinkes Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/1/2021), dengan pengawalan ketat aparat TNI-Polri. (Foto : Okezone/Putra Ramadhani Astyawan)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan, vaksinasi Covid-19 terhadap 1,5 juta tenaga kesehatan (nakes) optimis akan selesai pada akhir Februari 2021.

Pasalnya, saat ini sudah lebih dari 500 ribu nakes yang telah disuntik vaksin Covid-19. Melihat jumlah nakes yang telah ikut serta dalam program vaksinasi hingga minggu kedua ini, Nadia menegaskan jika pemerintah optimistis target 1,5 juta tenaga kesehatan dapat tercapai paling lambat akhir Februari sesuai target.

“Dengan pengalaman puluhan tahun melakukan imunisasi, pemerintah siap menjalankan prosesi vaksinasi Covid-19 sesuai kerangka waktu dan target yang telah dicanangkan,” kata Nadia dikutip MNC Portal Indonesia, Selasa (2/2/2021).

Nadia mengatakan, vaksinasi ini sangat penting dan memiliki manfaat yang lebih besar dibanding risikonya karena vaksin memiliki risiko efek samping yang rendah.

“Berdasarkan laporan dari Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), hingga saat ini, semua reaksi masih bersifat ringan dan tidak ada yang serius,” ujar Nadia.

Baca Juga : Wapres : Patuhi Protokol Kesehatan Bukan untuk Kepentingan Pemerintah, tapi Menjaga Diri dan Keluarga

Lebih lanjut Nadia menjelaskan, penahapan dalam pemberian vaksin Covid-19 dilakukan dengan memperhatikan roadmap organisasi kesehatan dunia (WHO) dan Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE). Selain itu juga berdasarkan pada hasil kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI).

“Setelah nakes, sasaran vaksinasi Covid-19 selanjutnya adalah para petugas pelayanan publik dan kelompok usia lanjut ≥ 60 tahun,” kata Nadia.

Para petugas pelayanan publik terdiri atas anggota TNI, Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum.

Baca Juga : Wapres Tegaskan Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Covid-19 Hukumnya Wajib

“Kemudian tahap 3 menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. Tahap 4 sasarannya adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin,” tutur Nadia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini