KPK Setor Rp1 Miliar Denda Kasus Korupsi Garuda Indonesia ke Kas Negara

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 02 Februari 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 337 2354839 kpk-setor-rp1-miliar-denda-kasus-korupsi-garuda-indonesia-ke-kas-negara-57predBMyp.jpg Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor ke kas negara senilai Rp1 miliar dari pembayaran uang denda terpidana pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) dan Connaught International Pte. Ltd. Soetikno Soedarjo.

(Baca juga: Duh! Direktur Perusahaan di Tangsel Dipecat Suaminya karena Berjilbab)

Hal tersebut sesuai dengan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor :122/Pid.Sus/TPK/2019/PN.Jkt.Pst tanggal 8 Mei 2020 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 22/Pid.Sus-TPK/2020/PT.DKI tanggal 23 Juli 2020 Jo Putusan Mahkamah Agung Nomor : 3948K/Pid.Sus/2020 tanggal 21 Desember 2020.

(Baca juga: Cerita Mualaf Asal Argentina Pedagang Kebab Keliling Temukan Jodoh Seorang Dokter)

"Selasa (26/01/2021) Jaksa Eksekusi KPK telah melakukan penyetoran ke kas negara pembayaran uang denda sebesar Rp1 miliar atas nama Terpidana Soetikno Soedarjo," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (2/2/2021).

Soetikno sendiri merupakan terpidana perkara suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce pada PT Garuda Indonesia dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Masih di hari yang sama, lanjut Ali, Jaksa KPK juga menyetor uang pengganti dari terpidana mantan Bupati Kudus, Muhammad Tamzil sebesar Rp224.050.000,00 dari total keseluruhan pembayaran uang pengganti sejumlah Rp2.125.000.000,00.

Hal tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 4563 K/Pid.Sus/2020 tanggal 17 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Adapun tersisa kewajiban terpidana tersebut untuk melakukan pembayaran uang pengganti sebesar Rp1.900.950.000,00," kata Ali.

Selain itu, KPK juga melakukan penyetoran ke kas negara uang pengganti atas nama terpidana Saiful Illah berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Surabaya Nomor : 40/PID.SUS-TPK/2020/PT.SBY tanggal 30 November 2020 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor : 35/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Sby tanggal 5 Oktober 2020.

Pertama, uang pengganti dari terpidana mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Judi Tetrahastoto sejumlah Rp229.300.000.

Kedua, terpidana mantan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkab Sidoarjo Sunarti Setyaningsih senilai Rp225.000.000. Dan ketiga, uang pengganti dari, terpidana mantan Bupati Sidoarjo Saiful Illah sejumlah Rp350.000.000.

"KPK akan terus melakukan penagihan pembayaran denda dan uang pengganti kepada para Terpidana Tipikor yang ditangani oleh KPK sebagai bagian dari pemasukan kas negara dari aset recovery Tipikor," tutup Ali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini