Presiden Jokowi Tak Masalah Ekonomi Turun di Masa PPKM, Asalkan Covid Juga Turun

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 01 Februari 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 337 2354241 presiden-jokowi-tak-masalah-ekonomi-turun-di-masa-ppkm-asalkan-covid-juga-turun-N0u4k7h9O0.png Presiden Joko Widodo (foto: Biro Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak masalah pertumbuhan ekonomi turun pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Asalkan, PPKM juga menurunkan angka penularan Covid-19. Namun demikian, ia melihat implementasi PPKM saat ini tidak tegas dan belum berhasil menurunkan angka virus corona.

Hal ini diungkapkan Jokowi saat menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 Januari 2021. Video rapat tersebut baru diunggah oleh Biro Pers Sekretariat Presiden pada Minggu 31 Januari 2021. Kepala Negara nampak bicara blak-blakan dalam pertemuan itu.

 Baca juga: Video Blak-blakan Jokowi Sebut PPKM Tak Tegas Baru Diunggah, Ini Penjelasan Setpres

"Menurut saya, hati-hati ini turun, ada PPKM ekonomi turun, sebetulnya enggak apa-apa, asal covidnya turun, tapi ini ndak," kata Jokowi.

Jokowi meminta jajarannya mengalkulasi lagi faktor ekonomi dan kesehatan pada PPKM. Ia memahami memang belum ada formula yang ajeg dalam penanganan Covid-19 di berbagai belahan dunia. Namun ia mengharapkan agar kalkulasi yang dilakukan jajarannya setidaknya bisa lebih baik.

"Menurut saya coba ini dilihat lagi tolong dikalkulasi, dihitung, sehingga kita mendapatkan formula standar itu engga ada, negara lain juga engga ada, yang benar juga yang mana, yang lockdown eksponensial juga," tandasnya.

Baca juga:  Jokowi Minta Kapolri, Panglima, dan Menag Terlibat dalam Pelaksanaan PPKM

Kalkulasi kesehatan dan ekonomi di masa PPKM harus dilakukan demi memperbaiki keadaan. Jika itu sudah baik maka di bulan Februari ini program vaksinasi harus terus dikencangkan untuk melindungi masyarakat dari virus corona.

"Saya kira setelah itu kita harapkan di Februari kita kepung dengan vaksinasi," tuturnya.

Kepala Negara juga menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar dalam penerapan kebijakan berikutnya turut terlibat dan intens berada di lapangan untuk memberikan contoh kedisiplinan serta sosialisasi dengan melibatkan para tokoh masyarakat dan agama mengenai protokol kesehatan sebagai bagian dari kebijakan pembatasan itu.

"Yang ingin saya dengar adalah implementasi lapangannya seperti apa. Mungkin nanti Kementerian Agama melibatkan tokoh-tokoh agamanya seperti apa, TNI seperti apa, di Polri seperti apa dan Pak Menko nanti yang mungkin bisa men-drive agar ini betul-betul lapangannya terjadi," kata Jokowi.

Dalam rapat terbatas itu, turut hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Mendagri Tito Karnavian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini