Harlah ke-95 NU, PKB Jatim: Jangan Hanya Ucapkan Selamat Tapi Harus Peduli

Ihya' Ulumuddin, Koran SI · Minggu 31 Januari 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 337 2353878 harlah-ke-95-nu-pkb-jatim-jangan-hanya-ucapkan-selamat-tapi-harus-peduli-Ns6e76p9hy.jpg Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi. (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Peringatan hari lahir (harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-95 tahun menjadi momentum penting bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengucap syukur. Sebab, selama ini kebersamaan PKB dengan NU semakin erat, terutama dalam pengabdian untuk kemaslahatan umat.

"Sebagai anak kandung NU, tentu kami bersyukur atas harlah ini. Sebab, NU begitu magnetable. Semua berlomba-lomba berusaha mencari simpati NU. Hampir semua parpol (partai politik) mengucapkan selamat," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi, Minggu (31/1/2021).

BACA JUGA: Harlah ke-95 NU, Hidayat Nur Wahid: Lanjutkan Peran Ulama

Menurut Fauzan, fakta tersebut menunjukkan bahwa NU sangat besar dan memiliki peran strategis, termasuk di Jawa Timur (Jatim). "Maka di momen ini Fraksi PKB mengajak teman-teman fraksi lain untuk lebih peduli dengan program-program NU. Jangan hanya mengucapkan selamat, tapi what next-nya tidak ada,” katanya.

Fauzan mencontohkan, saat ini PKB mendapat mandat untuk merampungkan pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pondok pesantren. Karena itu, PKB berkomitmen untuk menyelesaikan amanat tersebut dengan baik hingga tuntas.

"Maka, jangan dihalang-halangi. Apalagi, dipersulit. Karena Jawa Timur itu gudangnya nahdliyyin," katan mantan Ketua Cabang PMII Malang ini.

Fauzan mengatakan, PKB sangat berterima kasih ketika ada partai lain peduli kepada NU. Sebab, baginya NU bukan hanya PKB. "Hanya saja, PKB pasti NU, karena memang kami lahir dibidani resmi oleh NU,” ujarnya.

BACA JUGA: Harlah ke-95 NU, Ketum Muhammadiyah Berharap Makin Sinergi

Sebab, sejauh ini tidak ada parpol lain yang kelahirannya langsung dibidani oleh NU. Karena itu seluruh kader dan aktivis PKB tentu akan berterima kasih kepada NU.

"Tidak ada partai di dunia ini yang kelahirannya diazani dan ditirakati oleh kiai-kiai NU, kecuali PKB. Karena itu kami hanya ingin menjadi anak kandung yang saleh dan berbakti kepada orang tuanya,” katanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini