Ketum Rabithah Alawiyah Puji Pendekatan Humanis dan Transparan Kapolri

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 30 Januari 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 337 2353571 ketum-rabithah-alawiyah-puji-pendekatan-humanis-dan-transparan-kapolri-WFfIhn3rv2.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bersilaturahmi ke Rabithah Alawiyah.(Foto: SINDOnews/Ari Sandita)

JAKARTA - Ketum Rabithah Alawiyah, Habib Zen Bin Smith mengapresiasi pendekatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke masyarakat dalam menjaga Kamtibmas, mencegah penyebaran Covid, dan membantu pemulihan ekonomi Indonesia di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Saya tertarik dengan pendekatan beliau yang melakukan pendekatan secara transparan dan humanis, dua hal ini yang saya pegang. Ini merupakan suatu kemajuan besar karena apapun itu, bila pendekatannya dengan dialog, pendekatan yang preventif itu tak akan terjadi hal yang menjadikan kita seperti terpisah," ujarnya pada wartawan, Sabtu (30/1/2021).

Menurutnya, dalam memberikan edukasi ke masyarakat, memang perlu memakain pendekatan yang baik dan tepat sehingga semua pesan pun ditersampaikan dan dicerna oleh masyarakat secara baik dan benar pula tanpa ada salah tafsir . Begitu pula dengan pendekatan Humanis, itu pun diperlukan dalam rangka mengedukasi masyarakat.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Kapolri Listyo Sigit Gandeng Ulama dan Habaib

"Sebabnya, tanpa edukasi masyarakat akan mengartikan berdasarkan persepsi pikiriannya masing-masing, untuk itu dengan terbukanya ini, saya yakin Insyaallah, bahasa beliau (Kapolri Jenderal Sigit) untuk diartikan dalam bahasa keumatan, pendekatan ini terkadang hal yang sebenarnya simpel menjadi kompleks karena adanya persepsi yang berbeda," tuturnya.

Kunjungan Kapolri Jenderal Sigit itu, kata dia, membahas tentang kondisi di Indonesia ini, khususnya tentang pandemi Covid-19. Adapun kondisi Covid ini merupakan suatu kenyataan yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia dan bukanlah suatu konspirasi atau apapun itu.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Silaturahmi ke Rabithah Alawiyah

Bahkan, tambahnya, banyak masyarakat yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Maka itu, pola fikir kalau pandemi merupakan suatu konspirasi haruslah diubah sehingga masyarakat pun bisa menghadapinya dengan bijak dan tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus tersebut.

"Apabila kita bersama melangkah dan mengusahakan agar masalah Covid ini segera selesai, baik dengan program-program pencegahan maupun program vaksin, mudah-mudahan ke depannya negara kita bisa kembali, ekonominya berjalan, dan tumbuh kembali," katanya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini