Menag Gus Yaqut: Kapolri Listyo Sigit Jamin Toleransi dan Ibadah Umat

Fahmi Firdaus , Okezone · Kamis 28 Januari 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 337 2352457 menag-gus-yaqut-kapolri-listyo-sigit-jamin-toleransi-dan-ibadah-umat-pLhuQ9Zbnl.jpg Foto:Ist

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi atas dilantiknya Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana. Listyo sendiri akan menggantikan Jenderal Idham Azis yang telah purna masa tugasnya.

(Baca juga: Menag Gus Yaqut mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) siap meningkatkan kerja sama dengan kepolisian)

Menag Gus Yaqut mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) siap meningkatkan kerja sama dengan kepolisian, utamanya dalam rangka memberikan perlindungan keamanan agar umat bisa menjalankan kegiatannya dengan tenang dan khusyuk.

“Kami menyampaikan selamat kepada Pak Jenderal Listyo Sigit Prabowo, semoga amanah yang diemban bisa terlaksana dengan baik hingga akhir,” ujar Menag di Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Menurut Gus Yaqut, tekad dan komitmen Jenderal Listyo Sigit yang akan membawa perubahan lembaga kepolisian seperti dengan kerja-kerja yang presisi, transparan dan berkeadilan memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Oleh karena itu, dia yakin semangat ini bisa diwujudkan segera dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada di tubuh Korps Bhayangkara tersebut

Pihaknya juga yakin, komitmen tinggi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit ini memberikan dampak yang positif terhadap umat beragama di Indonesia. Gus Yaqut mengatakan, kendati Indonesia memiliki berbagai agama, namun kerukunan yang terbina terbukti sudah mampu berjalan dengan baik.

“Namun demikian, kita tidak memungkiri ada satu dua kasus yang berupaya mencederai kerukunan tersebut. Untuk itu, kami sangat berharap Pak Listyo Sigit bisa bersama-sama dengan kita semua mewujudkan toleransi beragama agar terus kokoh,” ujar Gus Menteri, sapaan akrab lainnya.

Dia mengungkapkan, di antara persoalan agama yang muncul beberapa waktu terakhir adalah perusakan tempat ibadah, penyerangan tokoh agama, penistaan agama dan pelarangan umat dalam beribadah. Potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang masih terbuka terjadi jika tak ada langkah antisipasi yang baik.

“Untuk itu kami sangat yakin ketenangan umat dalam beribadah nanti bisa lebih terjamin dan menjadi salah satu fokus program Polri,” terangnya.

Untuk menciptakan ketenangan beribadah, diakui Menag, membutuhkan kerja sama dan pemahaman yang baik berbagai pihak. Menag juga yakin Kapolri bisa menjalin silaturahmi yang hangat dengan para tokoh agama di Indonesia. Peran tokoh agama ini penting karena sangat efektif dalam membantu mewujudkan keamanan masyarakat.

“Tak hanya itu, langkah ini juga efektif untuk mencegah aksi kekerasan dan terorisme yang kerap kali memanfaatkan balutan agama,” ujar Menag.

Gus Yaqut juga mengatakan, Kemenag merespons positif komitmen Jenderal Listyo Sigit yang akan memberikan ruang bagi para siswa dari madrasah dan pondok pesantren untuk masuk sebagai anggota Polri. Hal ini menunjukkan Polri semakin adaptif dengan potensi dan kebutuhan zaman.

“Anak-anak berprestrasi dari lembaga pendidikan keagamaan kita ini banyak dan perlu diberikan atensi dari pemerintah,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini