Sanggupi Permintaan Kepala BKKBN, Jokowi Siap Menambah Petugas Penyuluh KB

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 28 Januari 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 337 2352260 sanggupi-permintaan-kepala-bkkbn-jokowi-siap-menambah-petugas-penyuluh-kb-fkMPRsY0QR.jpg Presiden Jokowi.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap menambah jumlah Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) atau Penyuluh KB yang ada di seluruh Indonesia.

Pasalnya, kehadiran petugas amat diperlukan untuk mewujudkan ketahanan keluarga di samping pengendalian kependudukan.

"Tadi dokter Hasto (Kepala BKKBN) menyampaikan agar ini bisa ditambah, saya jawab bisa," kata Jokowi saat membuka Rakornas Kemitraan Bangga Kencana 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga: Kepala BKKBN Ditunjuk Presiden Pimpin Program Percepatan Penurunan Stunting

Berdasarkan informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), jumlah penyuluh KB dan sub petugas penyuluh KB seluruhnya 1,2 juta orang. Kemudian penyuluh KB yang berkategori Pegawai Negeri Sipil (PNS) berjumlah 13 ribu. Lalu PLKB non-PNS ada 9.600 orang.

Jokowi menyanggupi permintaan penambahan jumlau penyuluh KB. "Karena memang yang dibutuhkan sekarang ini yang ada di lapangan, yang operasional, yang bisa langsung menyentuh masyarakat sehingga bisa bekerja melakukan pembinaan penyuluhan pelayanan KB di tengah masyarakat, mewujudkan kampung KB di seluruh penjuru tanah air mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera," tuturnya.

Baca Juga: Kemah Remaja Peduli Usia Perkawinan

Menurut Jokowi, penyuluh KB di desa-desa tidak hanya bekerja untuk mengendalikan penduduk, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga agar sehat, berkualitas, bahagia dan sejahtera.

"Apa yang dikerjakan BKKBN sangat strategis bagi masa depan bangsa dan negara kita karena sesungguhnya keluarga adalah tiang negara. Jika setiap keluarga hidup berkualitas, maka Indonesia juga akan berkualitas, Indonesia juga akan sejahtera dan jangan lupa di tengah keluarga sejahtera akan lahir keluarga yang sehat dan cerdas," tutupnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini