Listyo Sigit Prabowo: 'Pulang Kampung' ke Istana dengan Pangkat Jenderal

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 27 Januari 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 337 2351652 listyo-sigit-prabowo-pulang-kampung-ke-istana-dengan-pangkat-jenderal-3XkpfjgK7Z.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Dengan begitu, Listyo Sigit telah menyandang bintang empat di pundaknya.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2021). Acara itupun berlangsung khidmat dan memperhatikan protokol kesehatan lantaran di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

Jenderal Sigit bukanlah orang asing di lingkungan Istana Negara. Mengingat, Ia sempat menjadi Ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2014 lalu. Dua tahun lamanya, Sigit mendampingi Jokowi bekerja sebagai Kepala Negara, sebelum pada 2016, Sigit dipercaya menjabat Kapolda Banten.

Sejurus kemudian, pelantikan sebagai Kapolri sendiri dapat dikatakan sekaligus 'pulang kampung' Sigit ke Istana Negara. Namun, yang berbeda kali ini adalah, ia sematkan bintang empat dipundaknya oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Dilantik Jadi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit: Terima Kasih Sesepuh dan Senior

"Demi Tuhan Yang Maha Esa, saya menyatakan dan berjanji dengan sungguh-sungguh. Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," kata Jokowi saat mengucapkan janji Kapolri yang diikuti Listyo.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya, dan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menunjung tinggi Tribrata," sambung Jokowi.

Perjalanan Sigit sebagai Kapolri pun tak semudah membalikan tangan. Proses panjang telah dilalui dirinya. Mulai dari mengomandoi wilayah Banten hingga menjadi Commander Wish penegakan hukum di bidang reserse.

Sigit diketahui menjabat Kabareskrim sebelum dilantik sebagai Kapolri. Ia juga pernah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Setelah meraih prestasi disetiap jabatannya, akhirnya Jenderal Sigit yang dipilih oleh Jokowi sebagai pimpinan Polri selanjutnya atau dikenal istilah Tri Brata 1 (TB1).

Sekedar mengingatkan, dalam bursa pemilihan Kapolri lalu, sejumlah nama sempat beredar di kalangan masyarakat. Hingga akhirnya, Presiden menggunakan hak Prerogatifnya untuk memilih perwira terbaik Polri, yakni Jenderal Sigit.

Usai ditunjuk, Sigit pun menjalani Fit and Proper Test di Komisi IIi DPR. Ia memparkan konsep transformasi Polri kedepan. Ialah Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan.

Setelah disetujui Komisi III secara bulat, Sigit pun resmi dipilih oleh DPR sebagai Kapolri setelah sidang paripurna. Sehingga hari ini, Presiden Jokowi resmi melantik Jenderal Sigit.

Usai dilantik, Jenderal Sigit pun mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap dirinya.

"Kami ucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dari masyarakat, sesepuh, senior dan seluruh anggota Polri di mana pun berada atas terlaksananya plantikan ini," kata Sigit di Istana Negara.

Sigit pun diketahui pernah mengungkap kasus besar. Diantaranya adalah mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Hal itu dilakukan setelah 12 resmi menjabat Kabareskrim.

Kemudian, menangkap buronan Maria Lumowa. Serta menciduk buronan kelas kakap Djoko Tjandra. Ia memimpin langsung penangkapan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini