Presiden Jokowi Ungkap Penyebab Lambatnya Realisasi Vaksinasi Nakes

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 27 Januari 2021 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 337 2351493 presiden-jokowi-ungkap-penyebab-lambatnya-realisasi-vaksinasi-nakes-kSLY0AagvF.jpg Presiden Jokowi usai divaksin dosis kedua (foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapannya terkait masih rendahnya realisasi vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (nakes). Dia menyebut bahwa hal ini dikarena karena masih tahap awal vaksinasi.

“Ini kan memang baru kan awal-awal. Vaksinasi ini kan awal. Dimulai dari tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat. Dan biasa di awal ada manajemen lapangan yg perlu diperbaiki,” katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Baca juga:  Berjaket Merah, Presiden Jokowi Divaksinasi Kedua di Istana Negara 

Dia mengatakan, saat ini memang baru kurang lebih 250 ribu tenaga kesehatan yang sudah divaksin untuk. Namun menurutnya dalam dua hari terakhir menunjukan progres yang baik.

“Tetapi sehari dua hari ini melonjaknya sudah cukup tajam. Jadi sehari bisa 50 ribu,” ujarnya.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi 

Jokowi menargetkan, bahwa setidaknya dalam satu hari bisa dilakukan vaksinasi setidaknya kepada 1 juta orang. Namun memang hal ini memerlukan waktu.

“Kita harapkan memang targetnya, karena kita memiliki 30 ribu vaksinator yang ada di 10 ribu puskesmas kita, maupun di 3000 RS kita. Kita harapkan sehari paling tidak, bisa 900 sampai 1 juta yang bisa divaksin. Ini target. Tapi itu perlu waktu. Perlu manajemen lapangan yang baik dan ini yang selalu terus saya sampaikan kepada menteri kesehatan,” pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini