Polri Tegaskan Tidak Ada Perwira yang Menganggur

Antara, · Selasa 26 Januari 2021 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 337 2351333 polri-tegaskan-tidak-ada-perwira-yang-menganggur-5YI1OeCove.jpeg Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. (Dok Divisi Humas Polri)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, menegaskan tidak ada perwira Polri yang menganggur saat ini.

"Jadi tidak ada (perwira yang menganggur)," kata Brigjen Rusdi Hartono di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, mengutip Antara, Selasa (26/1/2021).

Rusdi menambahkan, seluruh perwira tinggi Polri telah mendapatkan posisi jabatannya masing-masing, meski sebagai Analis Kebijakan.

Ia menerangkan, jabatan Analis Kebijakan itu selalu dikoordinir Kepala Satuan Kerja. "Analisis Kebijakan itu merupakan satu posisi di mana pekerjaan-pekerjaan mereka akan senantiasa dikoordinir oleh satu Kepala Satuan Kerja di mana perwira itu berada," ujar jenderal bintang satu itu.

Pernyataan Rusdi tersebut membantah ucapan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane yang menyebut saat ini ada 340 lebih jenderal yang tidak bekerja alias menganggur. Neta membandingkan pada sebelum era Reformasi yang tercatat ada 65 jenderal polisi menganggur.

Baca Juga : Soal Visi Listyo, DPR Usul Nama Pam Swakarsa Diubah

"Sekarang, jumlah di tengah (perwira menengah) yang nganggur itu banyak. Jumlah jenderal yang nganggur juga banyak, yang tidak jelas juga cukup banyak," kata Neta dalam tayangan Youtube Akbar Faizal, Senin (25/1).

Sebelumnya pada November 2020, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi jabatan Analis Kebijakan (Anjak) di Korps Bhayangkara karena semua anggota Polri yang lulus pendidikan akan ditempatkan pada jabatan yang sesuai kompetensi-nya masing-masing.

Jabatan Analis Kebijakan ini dihilangkan di era kepemimpinan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Menurut Argo, Kapolri Idham Azis berhasil mengatasi persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) di Polri. Banyaknya personel Polri yang 'menganggur' sebelumnya, kini sudah mendapatkan jabatan fungsional sehingga tidak ada lagi yang ditempatkan sebagai Anjak.

Baca Juga : Polri Tegaskan Konsep Pam Swakarsa Komjen Listyo Sigit Berbeda dengan Tahun 1998

Bila anggota Polri yang lulus dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) maka dipastikan mereka tidak akan menjadi Anjak usai lulus pendidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini