Pekan Depan, Polisi Olah TKP Video Syur Gisel di Medan

Helmi Syarif, Koran SI · Selasa 26 Januari 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 337 2351057 pekan-depan-polisi-olah-tkp-video-syur-gisel-di-medan-mKgxHUWSaN.jpg Gisel Anastasia tersangka video porno.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus video syur Gisella Anastasia alias Gisel dan Michael Yukinobu Defretes (MYD). Olah TKP kasus ini dilakukan di Medan, Sumatra Utara (Sumut), pekan depan.

"Mudah-mudahan minggu depan kalau memang lancar kita lakukan olah TKP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (26/1/2021).

Dia menegaskan, olah TKP dilakukan di sebuah hotel di Medan, di mana lokasi tersebut merupakan tempat Gisel dan Micahel membuat video asusila tersebut.

Lebih lanjut Yusri menyebut, Gisel dan Michael masih menjalani wajib lapor di Mapolda Metro Jaya. Keduanya wajib lapor dua kali sepekan setiap Senin dan Kamis. Wajib lapor dilakukan hingga berkas perkara rampung.

Baca Juga: Pria Berinisial MYD Mantan Kekasih Gisel?

"GA dan MYD masih melakukan wajib lapor, kita dari penyidik masih melengkapi berkas perkara yang ada," ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

Seperti diketahui, masyarakat dihebohkan dengan munculnya video mesum yang diperankan seorang perempuan mirip Gisel. Setelah diusut polisi, Gisel itu mengaku menjadi pemeran perempuan dalam video. Gisel dan Michael ditetapkan sebagai tersangka kasus video dewasa tersebut.

Baca Juga: Tersangka Video Syur, Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes Trending Topic

Gisel merekam video asusila itu untuk dokumentasi pribadi. Video itu lalu dikirim menggunakan aplikasi AirDrop ke telepon genggam Michael.

Gisel dikenakan Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 27 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sedangkan, Michael dijerat Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Keduanya terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini