Digelar di Tengah Pandemi, Partisipasi Pilkada 2020 Dinilai Tinggi Dibanding Negara Lain

Arief Setyadi , Okezone · Selasa 26 Januari 2021 03:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 337 2350731 digelar-di-tengah-pandemi-partisipasi-pilkada-2020-dinilai-tinggi-dibanding-negara-lain-vdmHIkIgkD.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pilkada serentak 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Namun, tak menyurutkan partisipasi masyarakat hingga menyentuh 76,09 persen.

Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes mengatakan, capaian tersebut perlu diapresiasi.

"Saya kira angka partisipasi tersebut cukup tinggi dibandingkan negara-negara demokrasi lain yang menyelenggarakan pemilu di masa pandemi," ujarnya, Senin (25/1/2021).

Baca Juga:  MK Punya Waktu 45 Hari Selesaikan Sengketa Pilkada

Capaian tersebut, kata Arya melewati prediksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa partisipasi Pilkada serentak 2020 akan beraada di bawah 65 persen. Sosialisasi protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara yang baik, menjadi salah satu faktor tingginya partisipasi masyarakat.

Di mana, sosialisasi mendorong kepercayaan masyarakat di 270 daerah yang menggelar Pilkada. Kemudian, ada juga faktor kesadaran bersama untuk menerapkan protokol kesehatan. Faktor terakhir adanya kontestasi yang ketat di sejumlah wilayah yang membuat masyarakat datang ke TPS untuk memilih.

"Saya kira dari sisi prosedur dan tahapan sudah cukup baik, meski ada sejumlah catatan terkait transparansi dan akuntabilitas dana kampanye, kualitas data pemilih, netralitas ASN, serta penegakan hukum terhadap politik uang," tuturnya.

Baca Juga:  Tingkat Partisipasi Capai 76,09 Persen, DPR Nilai Pilkada Sukses

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum.

“Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen. Ini saya kira cukup baik karena angka ini mendekati target dan melampaui partisipasi pemilih Pilkada 2015," kata dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini