Menhub Usul Pramugari hingga Kenek Dapat Prioritas Vaksin Covid-19

Giri Hartomo, Okezone · Senin 25 Januari 2021 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 337 2350690 menhub-usul-pramugari-hingga-kenek-dapat-prioritas-vaksin-covid-19-O8kxZhUK29.jpg Menhub Budi Karya (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku akan berusaha agar pekerja di bidang transportasi bisa mendapatkan prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Mengingat para pekerja ini juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Budi Karya bahkan mengaku sudah berkirim surat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Harapannya, upaya tersebut bisa melindungi penumpang maupun pekerja tersebut dari penularan virus corona.

“Tentang vaksin saya sudah kirim surat kepada Menteri Kesehatan untuk operator transportasi ini diberikan prioritas,” ujarnya dalam rapat kerja yang dikutip dari Youtube Komisi V DPR-RI, Senin (25/1/2021).

Menhub Budi menambahkan, beberapa pekerja di sektor transportasi diharapkan akan mendapatkan prioritas juga untuk mendapatkan vaksin tanpa terkecuali. Dari mulai pramugari, pilot bahkan hingga supir taksi dan kondektur.

“Jadi kami tidak spesifik bicara pramugari, pramugari ini kan dekat sama kita. Pilot juga, sopir bus, kenek, kondektur, sopir taksi dan sebagainya, itu kami minta,” ucapnya.

Sebagai informasi, pemerintah sudah mulai melaksanakan program vaksinasi. Hal itu ditandai dengan penyuntikan perdana vaksin yang dilakukan kepada Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan Permenkes Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, ada 6 kelompok prioritas penerima vaksin covid-19.

Pertama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan, TNI Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain. Kedua, tokoh masyarakat/agama, pelaku perekonomian strategis, perangkat daerah kecamatan, perangkat desa, dan perangkat rukun tetangga/rukun warga.

Baca Juga : Deteksi Covid-19, Pemprov Jateng Pesan 100 Unit GeNose

Baca Juga : Kilatan Cahaya Api Terlihat di Puncak Gunung Raung

Ketiga adalah guru/tenaga pendidik dari PAUD atau TK, SD, SMP, SMA, atau setingkat/sederajat, dan perguruan tinggi. Keempat, aparatur kementerian/lembaga, aparatur organisasi perangkat pemerintah daerah, dan anggota legislatif.

Kelima, masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi menjadi prioritas penerima vaksin virus corona urutan kelima. Prioritas terakhir adalah masyarakat sipil dan pelaku perekonomian lainnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini